Apa itu bilangan real?
Sebagai guru SMA, saya kaget cukup banyak murid saya yang belum bisa menjawab pertanyaan tersebut, seharusnya konsep bilangan sudah dijelaskan waktu SMP (Btw bilangan dan angka itu beda lho).
Secara sederhana bilangan real adalah SEMUA bilangan yang kita gunakan untuk mengukur dan menghitung. Kalau itu semua kita urutkan maka kita akan mendapatkan garis bilangan real

Dengan nol sebagai titik pusat, sebelah kanan nol adalah positif, sebelah kiri adalah negatif. Jadi nol adalah netral, titik batas antara positif dan negatif.
Mengisi kekosongan
Bilangan real tidak ujug-ujug jadi melainkan merupakan evolusi panjang dari pengetahuan manusia.
Bilangan Asli

Pada mulanya hanya ada bilangan asli (Natural number), dimulai dari 1,2,3 dst. Dengan bilangan asli, nenek moyang kita sudah bisa menghitung banyaknya ternak, banyaknya hewan buruan, banyaknya anggota suku, banyaknya musuh. Di jaman pemburu pengumpul, bilangan asli sudah mampu memenuhi kebutuhan nenek moyang kita, ketika itu belum ada nol.
Bilangan Cacah

Awalnya nol adalah simbol yang menyatakan kekosongan, ketiadaan bukanlah bilangan yang bisa dikenakan operasi aritmatika. Barulah Brahmagupta (hidup sekitar 500 SM) matematikawan India yang pertamakali memasukkan nol ke matematika, memperlakukan nol layaknya bilangan. Jadilah nol masuk ke bilangan, bersama bilangan asli membentuk bilangan cacah (Whole Numbers)
Bilangan Bulat

Ketika nenak-moyang kita mulai bercocok tanam, mereka menyadari hasil panen tidak selalu untung, bisa saja merugi, bisa saja gagal panen. Ketika panen gagal, tidak ada persedian pangan tentulah mereka harus mencari utang ke seseorang yang panennya melimpah. Di sinilah muncul konsep bilangan negatif dan postif sebagai representasi dari keuntungan dan kerugian / utang. Bilangan negatif dan bilangan cacah bergabung membentuk bilangan bulat (Integers Numbers) Bilangan negatif ditempatkan di sisi kiri nol. Sekarang sisi kiri dari nol ada yang mengisi, tidak lagi kosong.
Bilangan Rasional

Nenek moyang kita menyadari bahwa hasil perhitungan khususnya pembagian tidak selalu bulat, munculah pecahan berbetuk dengan
dan
adalah bilangan bulat. Pecahan-pechan ini mengisi celah di antara bilangan bulat. Pecahan dan bilangan bulat bergabung membentuk bilangan rasional. Semua bilangan bulat bisa diubah kebentuk pecahan sebagai contoh











