Posted by: ayulupika | August 1, 2010

Res Que Retina Arc

Arc :
sudah cukup,,

Retina :
cukup apa??

Arc :
rengkuh saja sulur itu..

Retina :
bagaimana ini??

Arc :
ambillah,,keluar dari semak itu,,

Retina :
tapi ini rumahku..

Arc :
bukan,,itu hanya alasanmu,,

Retina :
tak mungkin aku..akar-akar itu menjulang mencuat dari tanahnya,,mengikatku dengan belitannya,,sesak,,aku tak bisa bergerak,,tidakkah kau lihat kuncup tajam itu,,pernahkah kau tertusuk??tidak kan??sakit,,hingga ke tulang belulang..

Arc :
ah,,itu maksudku..sudah cukup

Retina :
KAU!!KAU YANG CUKUP…kau terus membual..ini tempatku,,merasakan setiap ketenangan tanpa cerocos angin,,tidak juga harus menghadap tebing,,menghempas samudera,,menghujam jeram,,menebas rimba,,ataupun,,ataupun…

Arc :
kau marah??

Retina :
tidak,,tidak pernah aku mencoba untuk marah,,neuron akan menyeretku semakin kedalam jika aku marah,,kedalam belukar dingin..

Arc :
lalu kau ungkapkan itu dengan aliran air matamu?

Retina :
(hanya diam)

Arc :
hei,,rasakanlah,,matamu berkaca,,aku bisa lihat itu..kau bohong!!kau sungguh ingin melihat langit,,sungguh ingin merasakan aliran mata air,,menghirup bau laut,,menyentuh embun pegunungan,,menaklukan tebing,,menyusur rimba..

Retina :
pergilah!!

Arc :
kalau begini,,kau hanya terus menjadi sakit,,aku membutuhkanmu,,sungguh,,ik

utlah bersamaku..

Retina :
tidak,,kau harus pergi..ini takdirku,,

Arc :
tidak,,ini nasib yang kau pilih menjadi takdirmu..kau tau itu..ayo..ikutlah,,

Retina :
tapi…

Arc :
mari aku bantu,,tapi ada syaratnya??

Retina :
apa itu??

Arc :
kau harus siap merasakan sayatan duri di setiap lembar lapisan kulitmu,,merasakan tiap ruas sendimu saling tarik,,merasakan setiap hembus nafasmu hilang timbul,,

Retina :
(hanya diam)

Arc :
hei,,hei,,jangan buat aliran air matamu semakin deras,,itu hanya akan menyuburkan penjaramu,,

Retina :
(diam lagi)

Arc :
aku tau kau bingung,,kau tau??aku pernah merasakannya,,bahkan tanpa seorang penolong,,percayalah..

Retina :
kau bisa merengkuh tanganku??

Arc :
ya ya..tentu saja…kau siap??

Retina :
aku sangat ingin,,sangat,,hanya itu pilihannya??

Arc :
tidak,,

Retina :
adakah yang lebih mudah??

Arc :
tidak,,kau hanya harus memilih,,mati dalam sangkar atau mati dalam sebuah proses pelarianmu..

Retina :
apa??maksudmu..aku bisa mati??

Arc :
maaf,,tapi kalau kau bertahan,,hidup kedua akan menyambutmu dengan kehangatannya,,

Retina :
kau gila!!!kau tidak katakan itu tadi,,KAU MAU MEMBOHONGIKU!!arrrgggghh,,,

Arc :
hentikan marahmu!!ayo cepat,,ini saatnya..

Retina :
AKU HARUS PERCAYA PADA ORANG SEPERTI MU!!??TIDAK!!,,arrrgghhh,,,

Arc :
kalau begitu aku akan memaksamu,,tidak peduli meskipun harus membunuhmu saat ini..
(tangannya masuk dan menariknya keluar,,dedalu itu ikut menarik,,mereka saling menarik,,)

Retina :
(matanya membelalak,,giginya mengatup menahan teriakan amarahnya,,darahnya muncrat dari pori-pori halus kulitnya,,uratnya melintir kesana kemari,,entah kepasrahan atau hampir mati..belalak matanya mengendur)

Arc :
berhasil!!hei,,hei..bangun!!!bangun!!bangun!!kau sudah diluar..

Retina :
(tak ada respon)

Arc :
kau harus bangun,,rasakan,,rasakan,,,inilah hari kebebasamu…lihat,,tali pusarmu sudah kupotong,,kau bebas..

Retina :
(tetap diam,,matanya tertutup,,badannya tergulai lemas)

Arc :
hei,,bangunlah!!aku membutuhkanmu!!ayo,,,kenapa??tidak pernah selama ini…hei…hei,..

Retina :
harum,,hangat,,
inikah yang kau janjikan??

Arc :
ya,,ya..kau sudah bangun??lihat,,,sungai itu,,gunung itu,,lihat,,tataplah langit itu..tatap sepuasmu,,hirup udaranya…

Retina :
kenapa??

Arc :
kenapa apa??

Retina :
kenapa kau tidak datang dari dulu??

Arc :
belum saatnya,,tapi ini bukan karena aku,,kau sangat hebat tadi,,kau yang pertama selamat,,setelah yang lain tumbang dan aku harus menahan rasa bersalahku..sudah,,istirahat dulu..

Retina :
selanjutnya apa??

Arc :
menentukan pilihan kehidupan keduamu,,

Retina :
harus seperti tadi??

Arc :
mungkin,,jika dibutuhkan,,hehe..

Retina :
AKU SIAP!!!

Posted by: ayulupika | July 2, 2010

Aku kira,,ketemu!!

Shou’s Note : Come Back
Bulir
#01. Aku kira,,ketemu!!

“yah, jadi tumpah!”

“ga semua ko, tercecer dikit aja”

“tetep aja ada yang berkurang”

“ayo lanjutkan”

“ga bisa, ini harus ketemu dulu”

“yaelah nanti juga ketemu, sekarang lanjut yang ada dulu”

“Hhhh….”

“KIRANA SEPHIRIA!!! BEGO!!! dicariin kemana-mana juga, buruan jadi ikut ga??”

“kurang ajjjarr,,,iya ikut, tapi..”

“udah ra, berangkat dulu gih, Sonata nungguin tuh”

“Ngapain aja sih sama Ares?? lama banget…cepeeetttttt!!”

“iya ka, iya…ngomel mulu deh”

Eh ni dia,,

“KIRAAAA!!!!”

yah udah cabut lagi,,

tuuuttt….tuuuuttttt,,,tuuuuttt….cklick…

“kenapa res??baru jalan udah telfon aja”

“ketemu ra, udah gw pegang nih kancing jimat kesayangan lu!!”

“wah,,,ma kasih res…klo gini kan jadi pas,,hehe…lu pegang dulu ya,,awas ilang lagi!!”

Posted by: ayulupika | June 11, 2010

Real

Setiap malam dalam perenunganku, selalu bergeming dalam benakku. Lonceng hatiku bergetar saat Sang Kekal menyapu lirih kediaman batinku. Saat pikiranku terbagi ke dalam kepingan perjuangan hari-hariku. Dimana mereka?kalian?atau siapapun yang mengaku sebagai sahabatku. Sebuah ledakan siap membakar setiap emosiku, kenangan mengembalikan amarahku, dan saat ini ekpresi eksistensi penyesalanku tak mungkin tertahan. Nyatanya, ketika saat ini datang, ketika malam hanya milikku dan milikMu, semua menjadi abstrak, semua menjadi ilusi. Sahabat menghilang, orang terkasih pun raib.

Bukannya aku tidak realistis, aku beri tau inilah realistis. Di saat kesendirian menghampiri, di saat rasa takut datang, di saat keluhan-keluhan itu memenuhi hatimu, di saat kau membutuhkan uluran keajaiban, di saat tubuhmu terbujur dan hanya langit-langit yang kau pandangi.

Pernahkah kau ingin berteriak? tapi tak mampu. Karena kau takut teriakanmu memekakan telinga orang-orang yang kau sayang.
Pernahkah kau ingin menangis? tapi tak mampu. Karena kau takut membuat seseorang yang akan meminjamkan bahunya ikut bersedih.
Pernahkah kau ingin mengeluh? tapi tak mampu. Karena takut keluhanmu akan menjadi sebuah kenyataan.
Namun, pernahkah kau berpikir mereka tak peduli? karena mereka tak pernah ikut merasakan apa yang kau rasakan.
Hahaha…teoritis tapi tidak realistis.

Badanku, ia yang menopangku kemanapun aku berpetualang, ia pula yang membawaku memejamkan mataku kembali pada realistis. Ketika ia mulai mengeluh dan bilang berhenti, rasanya aku tidak ingin berhenti, aku ingin terus berjalan, berlari, menari, tapi ia sampai pada limitnya. Kasihan. Akhirnya, aku pun merintih karena kesalahanku sendiri. Akhirnya aku berteriak karena egoku sendiri. Akhirnya aku menangis karena rasa sakit yang kubuat sendiri. Akhirnya aku mengeluh tanpa seorang pun yang dapat merasa hal yang sama seperti aku. Dan akhirnya aku tau, semua yang kurasakan hanya milikku sendiri bukan siapa pun. Hidup dan mati untukku.

Lalu aku berkata, aku lelah Tuhan! tapi aku ingin tau lagi, lagi, lagi dan lagi. Dan harapan datang, itulah rancangan masa depanku, agar badanku tidak terus menopangku, agar aku tidak berteriak lagi, agar aku tidak menangis lagi, agar aku tidak mengeluh lagi. Dan sebuah kesadaran besar bahwa aku membutuhkan seseorang untuk semua harapan-harapan besarku. Bukan Tuhan tidak mengizinkan kita membagi cinta pada seseorang tapi ini sebuah rancangan kawan dan Ia sangat mengerti apa yang kita inginkan.

Maka timbullah makna cinta, cinta kepada Sahabat, kekasih, orang tua, bahkan diri sendiri. Kata cinta mendeskripsikan sebuah luapan kebahagiaan. Penyair ulung mengungkap semua rasa cinta dari A sampai Z. Tapi apakah mereka mengajarkan makna cinta dari 0 sampai 9? Kita kadang tak bisa mengukur mana yang lebih besar ukuran cinta kita kepada sesuatu dibandingkan dengan sesuatu lainnya. Hari ini bilang, Cintaku setinggi langit padamu sayang!! tapi besok?

Kembali lah lagi kita pada sebuah abstrak yang seolah realistis. Itulah hidup kawan, eling.

Lir ilir, Lir ilir
tandure wis sumilir
tak ijo royo-royo
tak sengguh temanten anyar

cah angon, cah angon
penekno blimbing kuwi
lunyu-lunyu peneen kanggo mbasuh dododiro,dododiro

dododiro,dododiro
kumitir bedah ing pinggir
dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore

mumpung pandang rembulane
mumpung jembar kalangane
yo surako surak hiyo

Sampai akhirnya kita benar-benar berjalan pada jalan kesendirian dan melupakan semua rasa sakit. Rumah terakhir dari namaku saat ini dan kenanganku untuk kita semua.

Posted by: ayulupika | June 11, 2010

Selongsong

Kini hanya selongsong kosong..benarkah??tersesatkah??..atau mungkin semu??..sebuah tabir pernah terkuak..namun sekarang..seperti tidak ingat..ingin kembali menyingkapnya..sungguh tidak ingat..putih..tidak..bukan..itu bukan putih..apa??..mengawang-awang..tak ada pijakan..tak ada langit..luas namun sempit..tidak..itu tak berbatas.. Kini marah..takut..bicara saja pada diri sendiri..apa itu??tidak tau..hehe..tanya yg d iluar sana..hei!!..apa?..tidak dengar..kembali lagi diam..tak terucap..dan hilang..menjadi benar-benar dungu..ingin berteriak..silahkan..maaf tidak kenal..hmm..baiklah..sendiri saja..tidak..berpura-pura saja..ya..benar..menyamar.. Lalu kopi itu bercampur susu..itu coklat..bukan..itu kopi susu..itu coklat hangat tau!!..bukan..coba rasa..hangat..benar kan coklat hangat..eennggg…bukan..kopi susu..ini coba..hmm tidak..itu jelas coklat hangat..tidak percaya..ya sudah..tidak bisa tau kalau tidak dirasa..hmm..enak..hei..hei!!coba ini..jelaskan kalau ini coklat hangat padanya..tidak mau..espresso ini lebih enak..ha??..warnanya sama..sini coba..aww..aww..panas..pahit..hahaha..berbeda kan.. Jadi sungguh tersamar ya..berubah jadi orang lain..bisa kembali kah??..tenang..jalan itu sudah ditandai..masih ragu..ini menyenangkan.. Sudah berubah..ingat..tanda itu di dalam sini ya..kotak itu..jaga baik-baik..apa??jauh sekali lubangnya..tidak..pasti bisa ditemukan..kenali saja goresan itu..tinta itu akan terus berbekas..bagaimana kalau ada tinta lain??..pakai saja hidung untuk mengendusnya..baunya tidak akan hilang..tapi..bukan anjing..hahaha..kan bisa jadi apa saja.. Kini kembali selongsong kosong..tapi bukan benar..bukan sesat..bukan semu..ini..hanya kosong.. .. 07052010 – 22.19 ai.lupika

Posted by: ayulupika | May 30, 2010

Lunisolar Calendar

Saya menemukan sebuah situs mengenai Lunisolar Calendar. Saya akan coba menceritakan apa yang saya temukan. Sebenarnya sudah lama saya temukan tetapi belum sempat dibagi, mungkin di antara teman-teman ada yang pernah menemukan artikel serupa.

Dalam artikel tersebut disebutkan bahwa kalender lunisolar dalam perhitungannya lebih menggunakan pendekatan astronomi bukan astrologi (hmm..mungkin ga pake rasi bintang, kayak zodiak gitu x ya). Setiap pergantian bulan, dari bulan baru ke bulan baru berikutnya sama halnya seperti bulan pada lunar calendar (januari,februari,maret…) yang setiap minggunya terjadi pergantian bulan seperempat lingkaran (quarter moon). Sementara kalender lunar yang sebenarnya tidak didasarkan pada gerak bumi yang mengelilingi matahari, sehingga susunan bulannya terus berputar di sepanjang tahun, sebagaimana seharusnya. Jenis kalender ini yang umum dikenal adalah Islamic calendar, dimana setiap bulannya memiliki gilirannya di setiap musim yang berbeda setiap tahunnya. Jadi kalendar lunar tidak selalu mengikuti musim yang tetap, sebagai contoh pada kalender islam (hijriah) umat muslim tidak selamanya merayakan hari raya idul fitri (misalnya) di bulan yang sama setiap tahun. Tahun lalu umat muslim melakukan ibadah puasa pada bulan september tetapi tahun ini pada bulan agustus. Itu contoh kecilnya.

Bangsa Ibrani, China, Eropa, dan bangsa asli Amerika menggunakan tahun kabisat, hal ini dilakukan untuk menjaga kalender gregorian agar tidak keluar jalur dan tetap mengikuti musim tiap tahun.

gambar di sebelah ini adalah contoh lunisolar calendar yang saya dapatkan dari artikel tersebut.

The lunation (nama kalender komariah) berasal dari tradisi timur laut US. Nama ini sepertinya diambil dari suku Algonquin.

Bersambung ya….tunggu kelanjutannya..

Posted by: ayulupika | May 27, 2010

Menulis itu Ruang Kebebasan

Sebuah kalimat yang saya dapatkan saat menjadi panitia “diklat peningkatan subject content dan metodologi pembelajaran bahasa inggris guru madrasah kementrian agama” di daerah Lenteng Agung..(wow!!what a such long title ya..haha..). Seorang dosen pengajar bernama Fathur Rohim yang menurut saya dosen yang memiliki pandangan luas mengajar tentang subcontent READING dan saat mengajar beliau cukup membuka pikiran para guru yang sedang melakukan training. Sebuah kata yang saya tangkap dari pembicaraannya yang sudah disampaikan saat beliau mengajar. Sebelumnya beliau bertanya, “apakah menulis itu harus selalu menggunakan patokan baku seperti yang sudah anda ajarkan kepada murid-murid anda?” (seperti narrative text yang didalamnya terdapat orientation, complication, dan resolution)..jawabnya, “tidak!!”

“MENULIS ITU RUANG KEBEBASAN” terserah bagaimana nanti penerbit akan mengkategorikan tulisan anda, tapi saat anda menulis itulah saat anda bebas mengekspresikan pikiran anda, tidak perlu mengutamakan aturan baku” itu katanya. Saat saya mendengar kata itu, ya memang benar, nyatanya aturan baku itu hanya sebuah patokan bukan berarti harus dijadikan sebuah syarat atau batas untuk kita menulis. Harus berani juga menerima kritikan dari orang dan jangan malu mempublikasikan tulisan kita.

“TULISAN SESEORANG ITU AKAN TERLIHAT BERBOBOT JIKA PENULIS ITU BANYAK MEMBACA” itu lah yang menyebabkan mengapa tulisan seseorang itu terlihat berbobot atau kurang berbobot. Dan menulis itu sebuah proses dimana kita menumpahkan semua pengetahuan yang kita tau sehingga apa yang ingin kita sampaikan dapat diterima dengan jelas oleh pembaca. Terlepas dari apakah itu bagus atau kurang bagus, tetapi semua itu proses. Seorang yang sudah memiliki kredibilitas dalam menulis belum tentu tulisannya itu disukai oleh pembaca, karena ini soal kualitas dan kualitas tergantung pada selera tiap orang.

Itulah sedikit kutipan kata yang menurut saya bagus dan bisa saya bagi kepada teman-teman pembaca. Hehe..

Salam^^

Posted by: ayulupika | May 15, 2010

Paradoks Seo (part 4)

“Guru, kau sungguh mengizinkan aku pergi?” tanya Seo

“tentu saja” jawab Sang Guru

Langkahnya tertatih berat meninggalkan orang-orang yang menjadi keluarganya selama ini. Namun, keingintauannya mengalahkan apa pun. Ia pergi melewati teman-temannya dengan tertunduk dan terus melangkah. Sesampainya di pintu gerbang kuil langkahnya terhenti lantaran sepasang kaki menghalangi pandangan matanya.

“Ten” tiba-tiba seorang laki-laki muda berdiri di hadapannya.

“Aku akan ikut denganmu” kata Ten

“apa maksudmu?” Seo tampak bingung. Terdengar suara lain dari balik pepohonan.

“aku yang mengutus Ten untuk melakukan perjalanan bersamamu Seo” orang itu menampakkan dirinya. Itu biksu kepala, seseorang yang sudah Seo anggap sebagai kakek.

“tapi kakek eh maksudku Guru, aku wanita dan Ten laki-laki. Apakah tidak apa-apa?” Seo bertanya, karena acap kali Seo dilarang sering bertemu dengan laki-laki oleh biksu kepala sekalipun itu sahabatnya sendiri.

“apakah seseorang dilarang untuk mempunyai rasa ingin tau?” tanya sang Guru. “aku mengutus Ten karena aku juga punya rasa ingin tau yang besar Seo. apa kau baik-baik saja di luar sana, apa saja yang sudah kau dapat di sana, apa kau pikir kau akan membawa semua itu hanya untuk dirimu Seo?” senyum sang Guru.

“aku tau kau orang yang licik Seo, he he he” kekehan kecil itu terdengar sangat hangat.

“kakek. eh Guru, terima kasih” Seo berlari dan memeluk kakek kesayangannya entah apakah untuk yang terakhir kali atau tidak. Sang kakek mengelus kepala muridnya yang sudah dianggapnya cucu. “Kakek saja tidak apa Seo” kini Seo mengerti, biksu kepala  adalah orang yang akan sangat cemas akan dirinya. Lalu Seo dan Ten pergi.

Posted by: ayulupika | March 21, 2010

The meaning of Colours

Hi, guys..long time no see ya.. kali ini saya akan bercerita tentang warna. Terinspirasi saat saya dalam perjalanan pulang dari kampus. Saya terbiasa membawa motor kesayangan kemanapun saya pergi. Saat saya melintas di sebuah daerah di Jakarta, saya memperhatikan sebuah rumah makan, kelihatannya enak, mungkin karena saya lapar. Hehe.. tetapi ketika saya sadari, mengapa yang menarik perhatian saya adalah rumah makan yang berwarna hijau bercampur kuning. Dari sana, pikiran saya langsung teringat dengan semua rumah makan yang pernah saya kunjungi. Kebanyakan rumah makan itu punya desain warna kuning dan hijau. Kalaupun ada yang berwarna ungu, itu terkesan elegan. Tetapi kebanyakan orang tertarik dengan rumah makan berwarna kuning ataupun hijau. Coba deh di inget. Mungkin saya yang salah. Rumah makan sunda Pajajaran, desain tulisannya hijau. Gado gado boplo desainnya jg banyak hijaunya. Es teler 77 ada aksen kuning dan hijau, burger king, burger grill, hoka hoka bento, Mc Donald, dan masih banyak lagi. Setelah saya mengingat saya jadi bertanya-tanya, apa iya ya..orang-orang yang mendesain warna itu semua mengerti tentang makna warna tersebut. Sehingga bisa mempengaruhi pikiran orang dan bisnis mereka lancar. Hmm..berarti ini juga berlaku untuk bisnis-bisnis lain, organisasi, maupun perusahaan lain. Bagus juga!! Pelajaran baru nih..

Read More…

Posted by: ayulupika | February 23, 2010

Kalender-Kalender Dunia

Berawal dari pembicaraan saya dengan seorang Korea lewat chatting, malam sudah sangat larut saat itu tetapi teman saya itu belum juga tidur mengingat waktu yang berbeda satu jam lebih cepat dari Indonesia, saya bertanya padanya “kamu tidak tidur, ini sudah larut malam, memangnya besok tidak bekerja?” (dalam bahasa inggris tentunya). Lalu dia menjawab, “kami sedang libur”. Saya tanya kembali, “oh ya, besok weekend ya” kebetulan sekali memang waktu itu saya chat hari sabtu malam. Kemudian dia bilang “bukan, bukan karena weekend tapi memang rakyat korea sedang libur di sini”. Saya makin penasaran, “lalu kenapa?apakah sedang ada event di Korea?” saya tanya lagi. Lalu dia menjawab, “ya, di sini sedang tahun baru”. Karena saat itu juga berpapasan dengan tahun baru china (imlek), saya berkata lagi padanya, “oh seperti tahun baru china?gong xi fa chai?” dengan sok taunya saya. Dia bilang lagi, “bukan, bukan,  ini tahun baru 1 januari 2010”

Saya makin penasaran, bagaimana bisa 1 januari sedangkan saat itu adalah bulan februari, masa iya di sini dengan korea berbeda jauh sementara perbedaan jam hanya satu jam saja. Saya bertanya lagi padanya, “tapi bukankah ini februari?”. Lalu dia menjawab, “ya ini februari, ini tahun baru menurut kalender lunar”. Ooohh..akhirnya saya baru mengerti, mereka juga menggunakan kalender lunar sebagai kepercayaan leluhur. Saat itu saya belum penasaran dengan kalender itu. Penasaran saya dimulai saat saya membaca lebih jauh tentang korea, hari libur mereka, kebudayaan mereka rata-rata menggunakan kalender lunar. Akhirnya saya cari tau lagi soal lunar calendar, malah ketemu macem-macem kalender di dunia. Saya rasa ini menarik, seakan waktu itu hanya milik mereka yang menciptakan kalender. Hanya sebuah patokan yang dipercaya untuk membangun suatu peradaban. Hmmhhff… saya coba hadirkan di sini ya. Smoga bermanfaat.
Read More…

Posted by: ayulupika | February 15, 2010

Serba Serbi Valentine…

Valentine??

Hmm,,,saya juga penasaran sebenarnya kenapa hari ini banyak di identikan dengan hari kasih sayang. Apa cuma sekedar tradisi barat? dasar orang Indonesia, sukanya ikut-ikut aja..ahahaha,,tapi lumayan sih klo tiap taun ada yang ngasih coklat ke saya. Saya nemuin sejarah valentine menurut orang-orang barat nih. Pastinya akan berbeda dengan pendapat islam yang merupakan agama mayoritas di Indonesia. Banyak juga sih di kampus yang nentang hari valentine lantaran desas desus valentine itu dilarang di Islam karena dikaitkan dengan umat nasrani. Tapi ada juga yang tetep ngejalanin lantaran mau coklat atau hadiahnya aja…ya terserah anda masing-masing menilai lah..hehe..slamat membaca informasi ini…

sejarah hari Valentine 1

Menurut tarikh kalender Athena kuno, periode antara pertengahan Januari dengan pertengahan Februari adalah bulan Gamelion, yang dipersembahkan kepada pernikahan suci Dewa Zeus dan Hera.  Di Roma kuno, 15 Februari adalah hari raya Lupercalia, sebuah perayaan Lupercus, dewa kesuburan, yang dilambangkan setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing. Sebagai ritual penyucian, para pendeta Lupercus meyembahkan korban kambing kepada dewa dan kemudian setelah minum anggur, mereka akan berlari-lari di jalanan kota Roma sambil membawa potongan kulit domba dan menyentuh siapa pun yang mereka jumpai dijalan. Sebagian ahli sejarah mengatakan ini sebagai salah satu sebab cikal bakal hari valentine.

Sejarah Hari Valentine 2

Menurut Ensiklopedi Katolik, nama Valentinus diduga…
Read More…

Older Posts »

Categories

Create your own website, free on WordPress.com.Create your own website.
Start free