dan sampai detik ini,
perjalanan paling damai yg pernah saya rasakan adalah, bangun jam 5 pagi lalu keluar dari tenta dome 2*2, menyalakan api unggun, serta memasak kopi di depan hembusan angin dari danau segara anak.
dan kemudian saat sang fajar mulai naik, telihat warna membiru dari puncak rinjani dan asap yang mengepul dari kawah gunung baru di pinggir danau.
sesaat kemudian terdengar suara gaduh, tetangga sebelah tenda mendapatkan pancingan ikan carper (endemik segara anak) sepanjang kira-kira 60-70cm. lalu mereka berfoto dengan bangganya mendapatkan ikan sebesar itu. lalu kamipun ikut serta memanggang carper itu.
sepasang belibis mondar-mandir di tengah danau, seakan dunia milik mereka berdua, kicauan burung-burung yang menyambut datangnya pagi.
belum ada yang mengalahkan keindahan itu.
oh.. i miss u rinjani..









recent comments