
Menggapai Akhir Terindah
Ust Jumharuddin LC
Masjid Al Madani, Selasa 21 Juni 2022
Bicara kematian merupakan hal yg semua kita terhubung dengannya.
Jika kematian itu pasti,
Yang pasti itu dekat
Yang tidak pasti itu jauh..
Kadang kita lebih mempersiapkan yg tidak pasti, dan lupa mempersiapkan yang pasti datang.
Jika kematian adalah pasti maka melupakannya adalah kebodohan, mengingatnya adalah kecerdasan.
Tidak ada satupun yg tidak takut mati. Berbicara tentang mati tidak akan mempercepat ataupun memperlambatnya.
Tetapi dengan mengingatnya menghindarkan kita dari penyesalan.
🌸 Tidak satupun kita tau kita husnul khotimah atau tidak .
Karena itu, ciri orang soleh, salah satunya adalah takut suul khotimah (akhir hidup yang buruk) dan sangat berharap husnul khotimah.
Nabi Yusuf ‘alaihissalam yang seorang Nabi pun meminta kepada Allah husnul khotimah karena khawatir:
“… (Wahai Tuhan) pencipta langit dan bumi, Engkaulah pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan muslim dan gabungkanlah aku dengan orang yang saleh.”
(QS Yusuf : 101)
Juga doa serupa di ayat lainnya:
Surah Ali Imron 193:
رَّبَّنَآ إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِى لِلْإِيمَٰنِ أَنْ ءَامِنُوا۟ بِرَبِّكُمْ فَـَٔامَنَّا ۚ رَبَّنَا فَٱغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّـَٔاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ ٱلْأَبْرَارِ
“Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): “Berimanlah kamu kepada Tuhanmu”, maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti”
Surah Al Araf 126 (doanya tukang sihir Firaun yg sudah beriman):
“….. (Mereka berdoa), “Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan matikanlah kami dalam keadaan muslim (berserah diri kepada-Mu).”
🌸 Rasulullah ﷺ:
“Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi hamba-Nya, maka Allah memberinya ’asal.
Para sahabat bertanya, ‘Ya Rasulullah, apa maksud ‘asal dari-Nya?’
Beliau bersabda, “Allah berikan taufiq untuk beramal soleh, kemudian Allah cabut nyawanya dalam keadaan husnul khotimah.” (HR. Ahmad)
(‘asal artinya madu. Karena madu adalah makanan yang paling bagus)
Berbicara ttg husnul khatimah, bukan menghilangkan takut akan mati, tetapi membuat kita minimal rasa takutnya; seperti anak yg bersiap sebelum ujian, takut tetap ada tapi ia merasa siap.
Takut itu perlu, karena membuat kita hati-hati, membuat kita bersiap.
Kita tidak akan berat meninggalkan kampung halaman kita untuk bersama orang yang kita cintai (menikah).
Lalu, jika mencintai Allah, mengapa kamu tidak seperti orang yang siap siap pergi?
Dalam sebuah riwayat dikisahkan,
Nabi Ibrahim ‘alaihissalam didatangi malaikat maut..
Nabi Ibrahim berpesan, “adakah kekasih yang tega mencabut nyawa kekasihnya?”
Allah menjawab, sampaikan padanya, “adakah kekasih yang tidak ingin berjumpa kekasihnya?”
Kita mati, bertemu yang selama ini memberi kita rizki, memberi kita kehidupan..Yang namaNya kita sebut tapi kita tidak melihatnya..
🌸 Agar Husnul khatimah:
- Meningkatkan takwa kepada Allah subhanahu wata’alaa.
Surah Ali Imran : 102
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim.”
Takwa menjalankan perintah, menjauhi larangan Allah.
Sakaratul maut adalah saat terlemah manusia, peluang bagi setan untuk menyesatkan. Sunnahnya didampingi anak-anak soleh solehah, karena kondisi fisik lemah ingatan juga melemah.
Takwa-lah yang menyelamatkan saat sakaratul maut.
Surah At Talaq: 2
“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar”.
Saat sakaratul maut, saat terlemah manusia butuh pertolongan, dan takwa akan menolongnya..
Amal itu tergantung pada akhirnya
Diri kita yang sejati itulah akhirnya.
Saat di titik akhir kehidupan, 40 tahun keatas, sudah tidak waktunya lagi malas.
Seperti kuda pacu yang semakin cepat saat mendekati garis finish..
Kapan mau tahajud? Kapan mau puasa sunnah? Kapan membaca Al Qur’an?
Siapa yg hidup dalam kebiasaan tertentu, dia akan mati dalam kebiasaan tersebut.
- Banyak mengingat mati
Salah seorang sahabat Rasulullah ﷺ pernah bertanya, “Wahai Rasulullah, siapa manusia yang paling cerdas?”
Rasulullah ﷺ menjawab, “Yang paling banyak mengingat mati, kemudian yang paling baik dalam mempersiapkan kematian, itulah orang yang paling cerdas.” (HR Ibnu Majah, Thabrani, dan Al Haitsami)
Manfaat mengingat mati:
- orang itu segera bertaubat
- akan qonaah, merasa cukup.
- akan bersemangat ibadah
Wallahu a’lam bishshowaab








