Menggapai Akhir Terindah

Menggapai Akhir Terindah
Ust Jumharuddin LC

Masjid Al Madani, Selasa 21 Juni 2022

Bicara kematian merupakan hal yg semua kita terhubung dengannya.

Jika kematian itu pasti,
Yang pasti itu dekat
Yang tidak pasti itu jauh..

Kadang kita lebih mempersiapkan yg tidak pasti, dan lupa mempersiapkan yang pasti datang.

Jika kematian adalah pasti maka melupakannya adalah kebodohan, mengingatnya adalah kecerdasan.

Tidak ada satupun yg tidak takut mati. Berbicara tentang mati tidak akan mempercepat ataupun memperlambatnya.
Tetapi dengan mengingatnya menghindarkan kita dari penyesalan.

🌸 Tidak satupun kita tau kita husnul khotimah atau tidak .
Karena itu, ciri orang soleh, salah satunya adalah takut suul khotimah (akhir hidup yang buruk) dan sangat berharap husnul khotimah.

Nabi Yusuf ‘alaihissalam yang seorang Nabi pun meminta kepada Allah husnul khotimah karena khawatir:
“… (Wahai Tuhan) pencipta langit dan bumi, Engkaulah pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan muslim dan gabungkanlah aku dengan orang yang saleh.”
(QS Yusuf : 101)

Juga doa serupa di ayat lainnya:

Surah Ali Imron 193:
رَّبَّنَآ إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِى لِلْإِيمَٰنِ أَنْ ءَامِنُوا۟ بِرَبِّكُمْ فَـَٔامَنَّا ۚ رَبَّنَا فَٱغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّـَٔاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ ٱلْأَبْرَارِ

“Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): “Berimanlah kamu kepada Tuhanmu”, maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti”

Surah Al Araf 126 (doanya tukang sihir Firaun yg sudah beriman):
“….. (Mereka berdoa), “Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan matikanlah kami dalam keadaan muslim (berserah diri kepada-Mu).”

🌸 Rasulullah ﷺ:
“Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi hamba-Nya, maka Allah memberinya ’asal.
Para sahabat bertanya, ‘Ya Rasulullah, apa maksud ‘asal dari-Nya?’
Beliau bersabda, “Allah berikan taufiq untuk beramal soleh, kemudian Allah cabut nyawanya dalam keadaan husnul khotimah.” (HR. Ahmad)
(‘asal artinya madu. Karena madu adalah makanan yang paling bagus)

Berbicara ttg husnul khatimah, bukan menghilangkan takut akan mati, tetapi membuat kita minimal rasa takutnya; seperti anak yg bersiap sebelum ujian, takut tetap ada tapi ia merasa siap.

Takut itu perlu, karena membuat kita hati-hati, membuat kita bersiap.

Kita tidak akan berat meninggalkan kampung halaman kita untuk bersama orang yang kita cintai (menikah).
Lalu, jika mencintai Allah, mengapa kamu tidak seperti orang yang siap siap pergi?

Dalam sebuah riwayat dikisahkan,
Nabi Ibrahim ‘alaihissalam didatangi malaikat maut..
Nabi Ibrahim berpesan, “adakah kekasih yang tega mencabut nyawa kekasihnya?”
Allah menjawab, sampaikan padanya, “adakah kekasih yang tidak ingin berjumpa kekasihnya?”

Kita mati, bertemu yang selama ini memberi kita rizki, memberi kita kehidupan..Yang namaNya kita sebut tapi kita tidak melihatnya..

🌸 Agar Husnul khatimah:

  1. Meningkatkan takwa kepada Allah subhanahu wata’alaa.

Surah Ali Imran : 102
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim.”

Takwa menjalankan perintah, menjauhi larangan Allah.
Sakaratul maut adalah saat terlemah manusia, peluang bagi setan untuk menyesatkan. Sunnahnya didampingi anak-anak soleh solehah, karena kondisi fisik lemah ingatan juga melemah.
Takwa-lah yang menyelamatkan saat sakaratul maut.

Surah At Talaq: 2
“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar”.

Saat sakaratul maut, saat terlemah manusia butuh pertolongan, dan takwa akan menolongnya..

Amal itu tergantung pada akhirnya
Diri kita yang sejati itulah akhirnya.

Saat di titik akhir kehidupan, 40 tahun keatas, sudah tidak waktunya lagi malas.
Seperti kuda pacu yang semakin cepat saat mendekati garis finish..

Kapan mau tahajud? Kapan mau puasa sunnah? Kapan membaca Al Qur’an?

Siapa yg hidup dalam kebiasaan tertentu, dia akan mati dalam kebiasaan tersebut.

  1. Banyak mengingat mati

Salah seorang sahabat Rasulullah ﷺ pernah bertanya, “Wahai Rasulullah, siapa manusia yang paling cerdas?”

Rasulullah ﷺ menjawab, “Yang paling banyak mengingat mati, kemudian yang paling baik dalam mempersiapkan kematian, itulah orang yang paling cerdas.” (HR Ibnu Majah, Thabrani, dan Al Haitsami)

Manfaat mengingat mati:

  • orang itu segera bertaubat
  • akan qonaah, merasa cukup.
  • akan bersemangat ibadah

Wallahu a’lam bishshowaab

Meneladani Kisah Ibunda Hajar ra

💙 Kita mulai dengan sama² merenungi bagaimana perjuangan Siti Hajar. Diawali dg perintah Allah, meminta Nabi Ibrahim membawa anak istrinya pergi jauh, dari Negeri Syam(Palestina) menuju Mekah, yang pada saat itu adalah tanah tandus, gersang, dn sangat asing (tidak ada penduduk di wilayah tsb.)

💙 Perintah ini tidak mudah bagi Nabi Ibrahim. Nabi alaihisalam adalah sosok yang family man, sayang kepada keluarganya, berat rasanya meninggalkan anak istri di tempat tsb. Namun, maqom Nabi Ibrahim sudah sami’an wa’atha’an kepada Allah.

💙 Kepergian Siti Hajar memang berawal dari adanya kecemburuan Siti Sarah, namun pahamilah bahwa ini semua adalah skenario terbaik dari Allah swt. Yang kebaikannya bisa kita rasakan sampai saat ini. Inilah buah kesabaran Siti Hajar.

💙 Merenungi latar belakang tersebut, berikut hikmah yang bisa kita teladani:

1. Persiapkan anak perempuan kita untuk menjadi Istri dan Ibu yang memiliki karakter/ciri Madrasatul ula.

Ibunda Hajar bisa memiliki kelapangan hati yg sebesar itu, pasti dilatarbelakangi dengan didikan parenting yang baik. Hatinya telah siap. Ia dibekali dengan pendidikan terbaik dari orangtua dan suaminya, yang membuatnya dewasa dan matang. Sehingga, saat perintah tsb datang dari Allah, ia menjadi hamba yang tak ragu-ragu menyambutnya dengan keikhlasan dn keridhoan.

2. Ikhtiar Yang Sungguh-sungguh terhadap perintah Allah ternyata membuahkan kebaikan yang besar.

Taujih rabbani;

Qs. Al Baqarah:158

إِنَّ ٱلصَّفَا وَٱلْمَرْوَةَ مِن شَعَآئِرِ ٱللَّهِ ۖ فَمَنْ حَجَّ ٱلْبَيْتَ أَوِ ٱعْتَمَرَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ أَن يَطَّوَّفَ بِهِمَا ۚ وَمَن تَطَوَّعَ خَيْرًا فَإِنَّ ٱللَّهَ شَاكِرٌ عَلِيمٌ

Sesungguhnya Shafaa dan Marwa adalah sebahagian dari syi’ar Allah. Maka barangsiapa yang beribadah haji ke Baitullah atau ber’umrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya. Dan barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui.

Lewat wasilah kegigihan Ibunda Hajar, seluruh umat muslim bisa merasakan manfaatnya (kehidupan kota Mekah dan segala kebermanfaatannya di sana). Bisa dibayangkan, betapa besarnya amal jariyah Ibunda Hajar ra.

3. Kita belajar tentang kesabaran dan kesetiaan kepada amanah suami

Taujih rabbani;

Qs. An Nahl:96

مَا عِندَكُمْ يَنفَدُ ۖ وَمَا عِندَ ٱللَّهِ بَاقٍ ۗ وَلَنَجْزِيَنَّ ٱلَّذِينَ صَبَرُوٓا۟ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ

Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal. Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.

Siti Hajar Mengajarkan Pengorbanan, Ketahanan, Ketangguhan, Perjuangan, dan Daya Tahannya Terhadap Kesulitan itu Luar Biasa Besar

Ibunda Hajar adalah contoh perempuan berkarakter tangguh yang penuh kesabaran. Sabar yang ia tanam adalah sabar yang sebenarnya. Ikhtiar serius saat dibutuhkan, diam dan mendengarkan saat diperlukan. Siti Hajar bisa menempatkan diri, kapan ia perlu bertanya/berjuang/mempertahankan haknya, dan kapan ia harus memenuhi kewajibannya. Sabarnya Ibunda Hajar bukanlah diam tak berikhtiar. Sabarnya Ibunda Hajar adalah berjuang dengan alasan dan keilmuan yang tepat.

Karena itulah, kelelahan yang ia rasakan secara fisik, tidak membuatnya berhenti berikhtiar menemukan jalan keluar dari “permasalahan” yang sedang ia hadapi (ditinggalkan di tempat asing).

Ada Sebuah Penelitian di Universitas China, bahwa pengalaman sakit secara fisik itu mudah dilupakan, tapi orang tidak mudah melupakan sakit/disakiti secara psikis. Inilah alasan yang membuat banyak orang perlu terapi berkelanjutan ketika menghadapi luka batin.

4. Ketegaran dalam menghadapi kesulitan

Taujih rabbani;

Qs. Azzumar:10

قُلْ يَٰعِبَادِ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمْ ۚ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا۟ فِى هَٰذِهِ ٱلدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗ وَأَرْضُ ٱللَّهِ وَٰسِعَةٌ ۗ إِنَّمَا يُوَفَّى ٱلصَّٰبِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ

Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu”. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.

Ibunda Hajar mengajarkan kita berpikir terlebih dahulu sebelum bertindak. Memohon pertolongan Allah untuk menemukan jalan keluarnya.

Ibunda Hajar memiliki self control yang baik. Saat dihadapkan pada masalah, ia berusaha untuk fokus. Sambil beristighfar pada Allah, Siti Hajar meminta pertolongan Allah agar dimampukan menghadapinya masalahnya pada saat itu.

Ia bolak balik berlari mencari air. Ibunda Hajar terus berpikir, berjuang, dan yakin bahwa dengan terus berlari maka Allah akan melihat ikhtiarnya. Tauhid yang telah tertanam dengan baik, membuat Ibunda Hajar mampu menyeimbangkan ikhtiar dan hasil.

5. Teladan bagi para single parent

Jadi single parent itu tidak mudah. Sebagai seorang istri, kita juga perlu punya jiwa kemandirian. Kita hidup untuk menyiapkan perpisahan dengan anak dn suami kita. Apakah kita siap ditinggal suami, apakah suami kita siap ditinggal kita, apakah anak kita siap ditinggal orangtuanya. Maka inilah tugas kita untuk mempersiapkan diri dan keluarga kita sebaik mungkin untuk perpisahan (hal yang pasti kita semua umat manusia hadapi).

6. Jihad melawan keburukan

Sebelum datang perintah Allah tentang penyembelihan Nabi Ismail, syetan telah membisikkan hal-hal buruk, namun nalurinya sebagai ibu yang taat kepada Allah, tetap mengukuhkan anaknya untuk tetap taat kepada perintah Allah.

Belajar dari hal ini, kita sebagai ibu perlu menyiapkan anak kita untuk kemungkinan terburuk. Hidup ini tidak selalu hal-hal mudah. Maka seandainya hal buruk terjadi, anak kita bisa menghadapinya, mencari solusi dan kemungkinan-kemungkinan terbaik untuk melewati permasalahan tsb.

7. Kekompakan dalam mendidik anak.

Kunci utama dari pernikahan adalah kedekatan hati. Suami istri harus mesra, harus kompak, harus rukun, agar Insyaa Allah apapun masalah yg mereka hadapi, bisa mereka selesaikan bersama.

Ketika suami istri ada masalah, mohon agar diselesaikan berdua dulu tanpa dilihat oleh anak. Beri waktu untuk bisa berdiskusi bersama tanpa anak.

Wallahu’alam bishshawab..

Kekasih Yang Sebenarnya

“Kekasih yang Sebenarnya”
Ust. Jumharuddin, LC
Sabtu, 6 Agustus 2022
Masjid Al Madani BSD

🌱 Syukuri hari ini.
Hakikatnya kita hanya memiliki 3 hari: hari yang lalu yang tidak bisa diulang, hari esok yang misteri, dan hari ini yang seringkali kita sia-siakan..
Kita berharap esok masih ada padahal itu belum pasti.
Cara terbaik mempersiapkan esok adalah dengan mensyukuri hari ini.
Janganlah awan hujan esok hari menghalangimu untuk menikmati mentari hari ini.

Hiduplah dan isilah saat ini sebaik mungkin. Mintalah kepada Allah untuk keberkahan dan rizki hari ini.

Jika waktu yang paling penting adalah hari ini, maka orang yang paling penting saat ini adalah orang yang ada di sisi kita saat ini.

Kalau kita hanya memiliki saat ini, maka jangan sia siakan saat ini.
Karena saat ini sebentar lagi akan menjadi masa lalu, beberapa detik kemudian akan menjadi masa lalu.

🌱 Jangan menunda-nunda, karena kata ulama menunda itu tentaranya iblis.
Kebanyakan orang yang menyesal saat matinya yaitu ketika ia tidak melakukan suatu amalan .

QS Al Munafiqun (10):
“Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu; lalu dia berkata (menyesali), “Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang shalih.”

Pada ayat ini dikatakan “kematian yang datang”, berarti kematian itu adalah makhluk, ciptaan Allah, dia yang datang kepada manusia.

Kematian adalah anak panah yang sudah dilepas, tinggal menunggu kapan mengenai sasarannya.

Kita yang saat ini hidup adalah impian bagi orang-orang yang sudah di alam kubur.
Mereka (yang telah dikubur) ingin sekali sholat meski hanya dua rokaat..

🌱 Kita tidak akan menyesal karena tidak melakukan yang memang tidak mampu kita lakukan.

Tapi kita akan menyesal karena menyia-nyiakan amalan yang mampu kita lakukan.

Mampu ga solat malam 2 rakaat setiap malam?
Mampu ga khatam Qur’an sebulan sekali?
Mampu ga hafal Qur’an sebelum mati
(Menurut seorang syekh, semua orang bisa hafal Qur’an jika hubungan mereka dengan Qur’an seperti hubungan mereka dengan gadgetnya 🙂 )
Mampu ga shalat Dhuha setiap hari?

Maka jangan sia siakan kesempatan ini..

🌱 Banyak sekali dari kita yang menyia-nyiakan dan menunda amal soleh. Menunda-nunda, padahal mampu, karena terkena virus yang bernama wahn: cinta dunia.

Dan orang orang yang menyia nyiakan amal soleh itulah yang disebut Al Qur’an, meminta ditunda kematiannya..
Maka waspadalah terhadap penundaan

🌱 Bicara tentang waktu ini, Allah bersumpah dalam Al Qur’an,

  • wallail
  • wassubhi
  • wal Fajri
  • wasysyamsi
  • wal’asri (perasan) kenapa ashar disebut asri karena tenaga kita telah di’peras’..
    Usia 40-50 tahun sudah masuk waktu ‘ashar’, sebentar lagi magrib, tenggelam..
    Lalu, kenapa masih menunda??

🌱 Waktu itu lebih mahal daripada harta.
Ciri orang yang dicintai Allah adalah orang yang disibukkan waktunya untuk ketaatan dan kebaikan.
Ciri orang yang dimurkai Allah, ia dibiarkan oleh Allah untuk melakukan hal-hal yang sia-sia..

Maka ketika Allah berbicara ttg waktu, Allah gunakan redaksi ‘cepatlah’, ‘berlomba lombalah’..

Anehnya kita tidak ada semangat berlomba. Bagaimana akan menang jika tidak semangat berlomba, padahal waktu kita itu lebih pendek dari yang kita bayangkan.

🌱 Kita hanya bergegas hanya jika merasa waktu kita singkat .
Jika waktu / usia yang sudah kita lewati terasa singkat, lalu bagaimana dengan sisanya? tentu terasa lebih cepat. Lalu kita masih saja merasa memiliki masih banyak waktu..

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallah ‘alaihi wa sallam pernah menasehati seseorang,

“Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara
(1) Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu,
(2) Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu,
(3) Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu,
(4) Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu,
(5) Hidupmu sebelum datang matimu
(H.R Al Hakim)

Jika 5 hal ini tidak mampu kita maksimalkan, maka akan berat ketika yang 5 lainnya datang.
Mumpung 5 ini ada pada kita, mari segera beramal.

🌱 Kekasih yang sebenarnya 💕

Alkisah seorang kaya mempunyai 4 istri. Ketika ia sakit dan ajalnya sudah dekat, ia panggil istri yang ke 4, istri yang paling diistimewakan karena paling muda dan cantik.
“Kau yang paling kucintai, kita pernah berjanji sehidup semati, Sekarang, aku akan mati. Maukah kau menemaniku agar aku tak kesepian nanti?”
“Tidak, aku masih banyak urusan yang harus aku penuhi”.
Begitupun dengan istri ketiga juga kedua.

Lalu ditanyalah istri pertamanya, yang selalu ia sia-siakan, ia lupakan dan tinggalkan.
Jawabnya, “tentu aku mau menemanimu kemanapun engkau pergi”.

Itulah amal soleh kita, yang akan terus menemani kita hingga di alam kubur kita, hingga di akhirat kelak.

Seperti dikatakan Nabi Muhammad SAW, dari tiga hal, yakni keluarga, harta benda, dan amal ibadah, hanya satu yang akan menemani kita hingga akhirat, yakni amal ibadah.

Dalam sebuah hadist, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam menyatakan bahwa amal soleh akan datang menemani di dalam kubur berupa sosok yang menawan dan harum..

“Kemudian datang padanya (dalam kubur) seorang yang bagus wajahnya dan harum baunya sambil berkata: “Terimalah kabar gembira, ini saat yang telah dijanjikan Allah kepadamu.” Lalu bertanya: “Siapakah kau?” Jawabnya: “Saya amalmu yang baik.”

🌱 Mengingat kematian tidak akan menghindarkan kita darinya, tidak pula menunda kedatangannya..
Tapi mengingat kematian akan menyelamatkan kita dari penyesalan.

🌱 Jika kematian adalah kepastian maka mengingatnya adalah kecerdasan dan melupakannya adalah kebodohan..

Wallahu a’lam bishshowaab

Keluarga yang Dirindukan Surga

Keluarga yang Dirindukan Surga
KH. Hasyim Adnan, LC, MA

Masjid Al Madani, Sabtu 8 Okt 2022

Dikisahkan dari Anas Radhiyallahu’anhu, ada tiga orang sahabat nabi yang memiliki semangat yang sangat tinggi dalam beribadah, mendatangi rumah Nabi ﷺ.

Sahabat pertama berkata, “saya akan shalat malam selama-lamanya.”
Yang kedua, “saya akan berpuasa setiap hari.”
Dan yang ketiga berkata, “saya akan menjauhi wanita dan tidak akan menikah.”

Kemudian, Rasulullah ﷺ mendatangi mereka, seraya bersabda, “Benarkah kalian yang telah berkata begini dan begitu? Demi Allah! Sesungguhnya aku adalah orang yang paling takut kepada Allâh dan paling taqwa kepada-Nya di antara kalian.

Akan tetapi aku berpuasa dan aku juga berbuka (tidak puasa), aku shalat (malam) dan aku juga tidur, dan aku juga menikahi wanita. Maka, barangsiapa yang tidak menyukai sunnahku, maka ia tidak termasuk golonganku.”

🌱 Berarti, menikah adalah sunnah Rasulullah ﷺ. Dan berarti menikah itu adalah ibadah.
(Bedakan tidak mau nikah dan belum ketemu jodoh).
Niatkan menikah mengikuti Sunnah Rasulullah ﷺ.

Menikah (berumah tangga) adalah ibadah yg terlama dalam hidup kita.

🌱 Dalam rumah tangga ada yang namanya hak ada yang namanya kewajiban.
Kewajiban suami adalah hak istri, kewajiban istri adalah hak suami.

Rasulullah ﷺ :
“Seandainya aku boleh menyuruh seorang sujud kepada seseorang, maka aku akan perintahkan seorang wanita sujud kepada suaminya”

Surga dan nerakanya istri ada dalam keridhoan suami.
Siapapun istri yg meninggal suaminya ridho, maka istri tsb masuk surga.

Jumlah pintu surga ada delapan, dihari kiamat terbuka. Ada manusia yg boleh pilih yg mana yg dia suka:

“Jika seorang wanita menunaikan salat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadan, menjaga kehormatannya dan menaati suaminya; niscaya akan dikatakan padanya: “Masuklah ke dalam surga dari pintu manapun yang kau mau”. (HR. Ahmad).

Maka carilah surga dirumah.
Surga ada di rumah 🤍

🌱 Jumlah langit ada 7, di langit 7 ada buku Lauhul Mahfudz.

“Allah telah menulis (di Lauhul Mahfuzh) segenap takdir makhluk 50.000 tahun sebelum Ia menciptakan langit dan bumi”
(HR. Muslim)

Yang ada diatas langit adalah qadha dan yang terjadi di bumi adalah qadar

Maka atas yang terjadi sebutkan, Qadarullah..
Suami Istri adalah pilihan Allah, yang sudah Allah tetapkan dan tuliskan.

🌱 Surah Al Baqarah : 33
“Dan ibu-ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, bagi yang ingin menyusui secara sempurna. Dan kewajiban ayah menanggung nafkah dan pakaian mereka dengan cara yang patut.”

Ibu yang berlelah-lelah menyusui anaknya, bangun di malam hari, maka setiap tetesan air susunya bernilai pahala dan menjadi penggugur dosa-dosanya.

“Dan kewajiban ayah menanggung nafkah dan pakaian mereka dengan cara yang patut”:
Sedekah yang paling afdhol adalah suami menafkahi istri.
Seseorang tidak dibebani lebih dari kesanggupannya.

“Barangsiapa yang di waktu sore merasa capek (lelah) lantaran pekerjaan kedua tangannya (mencari nafkah) maka di saat itu diampuni dosa baginya.” (HR. Thabrani)

“Sesungguhnya Allah mencintai hamba yang bekerja dan barangsiapa yang bekerja keras untuk keluarganya, maka ia seperti mujahid di jalan Allah.”
(HR. Ahmad)

Maka carilah surga di tempat bekerja.
Surga ada di kantor/tempat bekerja🤍

🌱 Surah At thur : 52
“Dan orang-orang yang beriman, beserta anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan, Kami pertemukan mereka dengan anak cucu mereka (di dalam surga), dan Kami tidak mengurangi sedikit pun pahala amal (kebajikan) mereka. Setiap orang terikat dengan apa yang dikerjakannya.”

Keluarga akan bertemu kembali di surga.
Pada ayat ini disebutkan orang beriman bertemu kembali dengan anak cucu keturunannya.
Jadi, anak kita saat ini adalah anak kita di dunia dan juga anak kita di akhirat 🤍

🌱 Surah Ar Ra’d (13) :23
“(Tempat kesudahan yang baik itu adalah) surga ‘Adn; mereka masuk ke dalamnya bersama dengan orang yang saleh yang beriman dan taat kepada Allah dari nenek moyangnya, pasangan-pasangannya, dan anak cucunya. Sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu”

Di ayat ini disebutkan “pasangan”.
Jadi, suami/istri kita adalah pasangan di dunia dan juga pasangan nanti di akhirat
Maka pernikahan itu adalah untuk dunia dan akhirat..

Keluarga akan berkumpul kembali di surga, syaratnya adalah:

  • Beriman (hablumminAllah)
  • dan soleh (hablumminannas)

Surat Asy Syura (42) : 49

  1. Milik Allah-lah kerajaan langit dan bumi; Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, memberikan anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak laki-laki kepada siapa yang Dia kehendaki,
  2. atau Dia menganugerahkan jenis laki-laki dan perempuan, dan menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Dia Maha Mengetahui, Mahakuasa.

Semua adalah kehendak dan ketetapan Allah subhanahu wata’ala. Kita tidak punya kuasa atasnya.
Sukailah (apapun) sesukamu tapi ingat kamu pasti berpisah dengannya..

Qadha ada yang bisa diubah, ada yang tidak.
Yang bisa mengubah qadha itu adalah:

  • doa
  • Silaturahmi
  • Sedekah

Jawaban doa ada 3:

  • Pertama, Allah subhanahu wata’ala akan segera mengabulkan doanya.
  • Kedua, Allah subhanahu wata’ala akan menyimpan doa tersebut untuknya di akhirat kelak.
  • Ketiga, Allah subhanahu wata’ala akan membuat hamba tersebut terhindar dari keburukan

Barangkali jika ada dari doa yang belum Allah subhanahu wata’ala kabulkan, itulah yang membawa kebaikan suami dan istri mencapai surganya Allah subhanahu wata’ala..

Wallahu a’lam bishshowaab

“Sel Sel Baikku, Ini Untukmu”

Sabtu, 10 sept 2022, ibu ibu di RT kami arisan. Arisan kami lebih ke ajang silaturahmi, karena kebanyakan kami memang jarang ketemu sehari-hari. Begitulah kehidupan di komplek urban rata rata. Masing-masing dengan kegiatannya, jarang bertemu muka karena dari rumah sudah dengan kendaraan masing-masing. Jadi arisan sebulan sekali ini sarana ketemu dan update kabar antar kami. Alhamdulillah.

Pas aku datang, ibu-ibu ramah menyambut, karena belum lama kan aku secar lahiran dek Ala 😊 eh ini kok udah mondar mandir. Alhamdulillah, Allah beri kemudahan lekas pulih.. “kok udah langsing lagi sih”, katanya. Iya, aku TERLIHAT lebih langsing karena pertama aku pakai korset, kedua, karena pas hamil aku emang GEDE BANGET (noh hurufnya aku gedein juga :P), terutama perutnya. Sampe ada yang nyangka apa hamil kembar 😛 alhamdulillah, aku bisa datang juga karena arisannya di rumah yang deket dengan rumahku. Sebrangan serong dikit. Terus aku pesen ke kakak, kalau adek Ala bangun susul mamah ya di tempat mama Adam.

Jadi pas adek udah bobo lelep, aku cuss berangkat arisan.

Ada yang cukup spesial di Arisan kali ini😊 tetangga kami, mba Nita, yang sedang diuji dengan penyakit cancer juga hadir. Beliau memang selalu hadir di acara atau kegiatan RT. Tapi akhir-akhir ini beliau kadang ijin karena bertepatan dengan jadwal beliau check up ke dokter atau jadwal terapi.

Beliau cerita kalau cancer PD yang sebelumnya sudah dinyatakan sembuh, ternyata pas check up ulang, terdeteksi ada penjalaran ke tulang belakang dan hati. Innaalillahi.. ☹ ikut sedih banget denger kabarnya. Huhuu

Beliau cerita dengan santai dihadapan kami semua, dengan gaya dosen beliau yang khas, terpelajar.

Beliau sekarang menjalani tiga treatment sekaligus: kemoterapi via infus, kemoterapi dengan minum obat (11 obat sehari), dan radioterapi (disinar). Efek dari terapi-terapi itu tentu membuat tubuh tidak nyaman, “lidah pahit, gerd, lemas, susah banget makan” katanya.

“Mba, tapi mba terlihat seger ya”, kata ibu-ibu. “iya mba, karena bagaimanapun aku tetap paksakan aku harus makan. Karena nutrisi itu penting banget” kata beliau. Beliau bilang, “meskipun lidah pahit, gerd, aku tetap paksakan makan sedikit-sedikit. Pas pengen muntah aku berhenti minum dulu, lalu aku lanjut lagi, terus aja. Karena aku sadar, selain ada sel-sel jahat dalam tubuhku, ada sel-sel baik yang harus aku rawat. Sel-sel baik ini aku ajak ngobrol, “sel-sel baikku, ini nutrisi buatmu”, sel-sel baik ini aku perlakukan sebagai sahabat baikku”…

Masya Allah… ibu-ibu semua terpana, juga saya tentunya. Mba Nita memang hebat. Bisa dengan tenang menghadapi ujian hidupnya itu. “Satu lagi, positif thinking,”  beliau menambahkan. “Saya tetap pergi ngantor, ber-aktivitas seperti biasa saja, ketemu teman-teman membuat segar dan refresh”. Dokter juga mendukung begitu.

Lagi dengerin beliau, ada kakak datang jemput, berarti adek Al bangun nyari. Ibu-ibu udah paham, aku segera pamit tak lupa salaman special dengan mba Nita sambil mendoakannya.

Pertemuan arisan hari ini sungguh berkesan. Mengingatkanku (lagi) tentang betapa berharganya nikmat kesehatan dari Allah subhanahu wata’ala, betapa berharganya sel-sel baik dalam tubuh yang seringkali kita lupa mensyukuri akan keberadaannya, yang ternyata ia membutuhkan nutrisi yang baik.

Alhamdulillah.. alhamdulillah.. alhamdulillah..

اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

Ya Allah, berilah kesehatan untukku pada badanku. Ya Allah, berilah kesehatan untukku pada pendengaranku. Ya Allah, berilah kesehatan untukku pada penglihatanku. Tiada sesembahan kecuali engkau. aamiin yaa rabbal’aalamiin

The Amazing Khadijah

Seri Wanita Penghulu Surga #1:
The Amazing Khadijah

Ust. Ahmad Faris Bq, LC, MSi
Masjid Al Madani, 4 Okt 2022

Perempuan dan laki-laki, berbeda secara kodrat namun sama dalam dua hal:

  • Pembebanan syariat
  • Kemuliaan disisi Allah

Tidak ada diskriminasi dalam Islam.
Tidak ada satu peradaban yg lebih memuliakan perempuan selain Islam. Dalam Islam, ada 4 perempuan paling mulia dalam sejarah.

“Pemuka wanita ahli surga ada empat: Maryam binti Imran, Fatimah binti Rasulillah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Khadijah binti Khuwailid, dan Asiyah.” (HR Muslim).

The Amazing Khadijah..

🌸 Khadijah merupakan hamba yang dicintai Allah subhanahu wata’ala, para malaikat, dan suaminya, Rasulullah ﷺ.

Suatu hari Jibril datang, berkata ia kepada Rasulullah ﷺ,

“Wahai Rasulullah, ini adalah Khadijah, ia datang dengan membawa sebuah bejana yang berisi lauk-pauk, makanan dan minuman, karena itu sampaikanlah kepadanya salam dari Tuhannya dan dariku, dan gembirakanlah ia bahwa ia akan memperoleh rumah di dalam surga yang menyenangkan, tidak ada keributan dan kepayahan didalamnya”
(HR Bukhari)

Tidak ada keributan, karena Khadijah memang selalu membawa ketenangan dalam rumahnya.
Tidak ada kepayahan, karena jika dirumah, hilanglah rasa payah/lelah didiri Rasulullah ﷺ.
Itulah keadaan di surga, sesuai dengan amalan saat dibumi.

🌸 Khadijah adalah muslim pertama yg beriman kepada Rasulullah ﷺ.
Khadijah memberikan seluruh hidupnya kepada Allah subhanahu wata’ala dan Rasulullah ﷺ.

Rasulullah ﷺ ketika menceritakan Khadijah pasti ia selalu menyanjungnya dengan sanjungan yang indah.

Aisyah berkata, “Pada suatu hari aku cemburu.” Ia berkata, “Terlalu sering engkau menyebut-nyebutnya, ia seorang wanita yang sudah tua. Padahal Allah telah menggantikannya buatmu dengan wanita yang lebih baik darinya.”

Rasulullah ﷺ lalu menyampaikan, “Allah tidak menggantikannya dengan seorang wanita pun yang lebih baik darinya. Ia telah beriman kepadaku tatkala orang-orang kafir kepadaku, ia telah membenarkan aku tatkala orang-orang mendustakan aku, ia telah membantuku dengan hartanya tatkala orang-orang menahan hartanya tidak membantuku, dan Allah telah menganugerahkan darinya anak-anak tatkala Allah tidak menganugerahkan kepadaku anak-anak dari wanita-wanita yang lain.” (HR. Ahmad)

🌸 Rasulullah ﷺ memiliki sifat al wafa, tau balas budi. Beliau selalu mengingat kebaikan Khadijah. Meskipun Khadijah sudah wafat belasan tahun berlalu, Nabi tetap selalu mengingatnya.

Selain menyebut dan menceritakan kebaikan-kebaikan Khadijah, dalam mengenang beliau, Rasullullah ﷺ juga menjalin hubungan dan memuliakan kerabat, teman, dan orang-orang yang pernah berhubungan dengan Khadijah.
Ketika Rasulullah ﷺ menyembelih kambing, beliau memberikan sebagian sembelihan terbaik kepada sahabat-sahabat Khadijah.

Tidak ada kisah cinta yg lebih baik dari kisah Rasulullah ﷺ dengan Khadijah.

Ada apa dibalik pribadi Khadijah sehingga mendatangkan kebaikan sedemikian?
Adalah Khadijah menerjemahkan keyakinannya, keimanannya, menjadi aksi nyata tanpa perhitungan.

Khadijah adalah pribadi yang cerdas dalam berbagai aspek kehidupannya.

💙 Kecerdasan spiritual.
Khadijah tidak pernah menyembah berhala. Beliau adalah pengikut ajaran Nabi Ibrahim ‘alaihissalam.

Beliau adalah yang pertama masuk islam, beliau yang menenangkan Rasulullah ﷺ saat pertama menerima wahyu.

Ketika Rasulullah ﷺ pulang dari gua Hira (bertemu Jibril yang membacakan wahyu pertama), beliau gemetar, hingga beliau masuk ke rumah dan berkata: ‘Selimutilah aku, selimutilah aku.’

Lalu Khadijah menyelimuti suaminya itu sehingga hilang rasa takut beliau. Kemudian beliau menceritakan apa-apa yang telah beliau alami kepada Khadijah dan berkata: ‘Aku sungguh khawatir sekali akan keselamatan diriku.’

Khadijah langsung menenangkan beliau dengan kata-katanya, menyebutkan segala kebaikan beliau sehingga beliau merasa lebih tenang. Kemudian membawa beliau kepada Waraqah bin Naufal. Khadijah paham betul, untuk bertanya sesuatu kepada ahlinya.

💙 Kecerdasan fisik.
Menjelang kenabian, Rasulullah ﷺ kerap berdiam diri di Gua Hira. Khadijah, sebagai bentuk perhatian dan dukungannya, rutin membawakan makanan dan kebutuhan Nabi.

Beliau mendaki Jabal Nur menuju Gua Hira. Tentunya itu membutuhkan fisik dan stamina prima. Padahal, (saat itu usia Nabi menerima wahyu 40 tahun), berarti usia Khadijah berkisar di 55 tahun. Betapa kuatnya fisik beliau di usia tersebut, mampu mendaki bolak balik pegunungan yang terjal.

Selain itu, menurut riwayat, beliau menikah dengan Nabi di usia 40 tahun, lalu memiliki 6 orang anak. Memiliki 6 anak di atas 40 tahun, di usia 50 tahun belum menopause. Bisa dibayangkan betapa baiknya kondisi fisik beliau.

Beliau adalah wanita yang kuat. Maka kita di hari-hari ini pun harus menjadi wanita yang kuat.

Jangan pernah mengeluh didepan anak anak. Anak-anak yang kuat dibentuk oleh ibu yang kuat.

💙 Kecerdasan intelektual.
Khadijah memiliki kabilah dagang yang luar biasa. Untuk membawa aset dagangan beliau, diperlukan tak kurang dari 100 ekor unta.

Beliau berprinsip bahwa SDM (sumber daya manusia) yang dapat dipercaya adalah aset yang penting.

Beliau bukan hidup di jaman ini yang emansipasi dimana mana, tapi di jaman saat kaum perempuan dinomor duakan. Tetapi beliau menjadi pengusaha yang sukses dikala itu.

💙 Kecerdasan emosi.
Beliau bisa menjaga dirinya.
Pada saat itu, perzinahan dimana mana, tapi masyarakat di zaman itu menjuluki Khadijah sebagai at-Thahirah (seorang wanita yang suci).

Ayahanda beliaupun mempercayakan pilihan jodoh kepada beliau, karena tahu bahwa Khadijah adalah sosok tegas yang bisa menjaga diri dan kehormatannya sebagai wanita. Tidak bucin, tidak mudah dipengaruhi dengan rayuan semata.

💙 Kecerdasan sosial
Beliau menciptakan regenerasi.
Lihat bagaimana Fatimah menjadi penopang Nabi, yang menjadi sosok mulia, yang juga turut serta mendukung perjuangan sang ayah.

Dengan sosok Fatimah binti Muhammad yang juga luar biasa, tentulah ada seorang ibu yang memiliki banyak sekali keutamaan, mulia, patuh beragama, terjaga, serta penuh kasih sayang dan cinta.

the amazing Khadijah binti Khuwailid 💙

Wallahu a’lam bishshowaab

Too many good memories

Alhamdulillah.. Masya Allah Tabarakallah..

Too many good memories ya Allah, haadzaa min fadhli Rabbii

Ya Rabbi, bagaimana bisa cukup syukurku dengan segala nikmat ini

Ya Rabbi, tidak ada amalku yang dapat sepadan dengan nikmatMu,

Ya Rabbi, tidak ada kata bisa mengekspresikan rasa syukur dihatiku ini ya Rabb

Terimakasih ya Allah..

Alhamdulillahilladzii bini’matihii tatimmushshaalihaat

Jalan Air Mata

Jalan air mata adalah jalan kenyamanan
keluhkanlah wahai kawan demi istirahatmu
panjatkanlah doa yang lirih di waktu sepi
biarkan alam luas mendengar rintihannya

Segala kepedihan akan sembuh dengan izin Allah
Hati yang hancur dan terluka membaik kembali
yang sakit akan pulih semula
Dikala sebelumnya terbaring sakit

Segala dosa Allah Mengampuni
Segala dosa Allah Mengampuni
Penjahat dan hamba nafsu layaknya ternak disembelih
Dengan mengingat Allah hidup menjadi tenang
Wajah yang muram akan cerah kembali
Wajah yang muram akan cerah kembali

Jalan air mata adalah jalan kenyamanan
keluhkanlah wahai kawan demi istirahatmu
panjatkanlah doa yang lirih di waktu sepi
biarkan alam luas mendengar rintihannya

Hapus segala kesedihan dan tundukkan hati
Tawakkal sungguh-sungguh dengan tekad yang kuat
Sungguh aku tahu segala bisikanmu
Engkau tersesat dengan pakaian yang lusuh
Adukan suaramu pacu bersama kuda
Engkau telah kehilangan tujuan di dunia

Hanya Allah tempat kembali
BersamaNya kebahagiaan
Demi mengakhiri kelamnya lembaran hidup
Demi mengakhiri kelamnya lembaran hidup

Jalan air mata adalah jalan kenyamanan
keluhkanlah wahai kawan demi istirahatmu
panjatkanlah doa yang lirih di waktu sepi
biarkan alam luas mendengar rintihannya

Garis 2 ke 4

Awalnya ga ingin test pack dulu kawatir mindset “wah positif” terus jadi tetiba mual muntah karena sugesti. Meskipun pada dasarnya mual muntah awal kehamilan itu bukan sesuatu yang bisa dibuat-buat bagiku. Kalau memang ga pengin hoek ya..nothing will happen..

Tapi, waktu itu, besokannya tanggal 25 desember, pas mas ultah. Kayaknya lucu kalau memang positif dan ngabarinnya pas mas ultah 😊 hehehehee… akhirnya beli test pack lah..

Alhamdulillah wa syukurillah, sesuai dugaan, hasil test pack garis 2. Kenapa sesuai dugaan? Ya, karena telat haid tentunya, sesuatu yang diluar kebiasaan.

Yang dikabari, senyum senyum aja, ‘selamat ya Ma =) “ malah aku diberi selamat. Hehee..

Alhamdulillah.. senang lihat dia tersenyum =)

Sekitar 2 minggu kemudian, mulailah babak itu dimulai. Babak morning sickness, yang ternyata ga hanya muncul saat morning, tapi juga afternoon, hingga evening, even until night before sleep..

Saya sulit untuk makan. Makanan terasa bau, lidah dan ludah terasa pahit sehingga menelan ludah sendiripun mual tak terkira. Minum air putih juga keluar lagi. Saya mengandalkan energen untuk sarapan pagi, siang juga malam, meskipun keluar lagi setidaknya bisa sempat masuk perut meski sebentar. Beberapa makanan lain yang juga bisa mampir perut meski sebentar: buah strawberry, alpukat, pisang rebus, ubi rebus, terkadang malam hari bisa makan lontongnya sate padang, dan tentu saja air kelapa hijau.. dengan itulah aku bertahan.

Selain masalah perut, mengerjakan sesuatu cepat sekali terasa kelelahan. Saya merasa sangat begitu kepayahan… saya banyak berbaring, selain mengurangi mual dan lemas, itu juga membantu menahan perih lambung yang akhirnya turut menyertai. Mungkin karena makanan selalu keluar, perut kosong, asam lambung naik sehingga lambung terasa sangat perih dan tenggorokan terasa sakit karena sering muntah.. muntahnya pun cukup heboh karena rasanya seperti menguras isi perut sampai tak sisa, sampai asam lambung naik terasa panas di kerongkongan. Membantu meredakan sakit lambung, saya minum Polysilane cair, obat maag andalan sejak kehamilan sebelum-sebelumnya.

Allahu Akbar. Saya rasanya kepingin menangis.. tapi tidak boleh dan segera ganti dengan rasa syukur karena inilah yang dinantikan, itulah tanda hormon HCG (hormon kehamilan) bekerja.  😊 dan inilah yang juga dinantikan banyak wanita diluar sana..

Disinilah juga, momen terharu saya melihat mas. Dia mengambil alih cucian piring, membawa baju-baju ke laundry, menyuapi anak-anak, mengantar jemput anak-anak, membiarkan saya banyak berbaring, memaklumi saya lebih banyak tidur, mengusap-usap lengan kadang rambut saya meski tanpa kata-kata. Setiap malam, mas membuatkan kunyit dicampur jahe dan lemon hangat, rasanya sungguh enak. Saya merasa sangat disayangi olehnya, terimakasih ya Allah..

Dear mas, hanya Allah yang bisa membalas kebaikan hatimu yaa..💙

Untuk gejala agak heboh seperti yang saya sebutkan, dalam medis disebut dengan Hyperemesis. Saya konsul dan curhat ke dek Fit, adekku yang cantik, tentunya. Dia menyarankan minum vitamin B6 untuk mual, dan ranitidine untuk lambung.

Di perkiraan usia kehamilan week ke-6, saya kontrol ke dokter Dewi Ratih SpOg. Dokter mulai anak pertama, kedua, ketiga sampai sekarang =) saya diantar rombongan, tapi mas dan anak-anak nunggu di mobil aja, musim Covid-19 mas ketat jaga anak-anak.

Dokter memberi saya obat mual Ondansetron diminum sehari sekali, Vitamin B6 Mediamer juga untuk pereda mual diminum 2x sehari, Pantoprazol untuk lambung (katanya levelnya diatas Polysilane), Vitamin D, juga vitamin bumil Pro-Helic yang menurut dokter paling minimal memicu mual dibanding vitamin bumil lainnya.

Saya yang ga tega lihat mas repot dengan kerjaan rumah sementara WFH(work form home)-nya juga full banget hari-kehari, akhirnya minta tolong mba Inah untuk bisa bantu barang sebulan dua bulan kedepan. Alhamdulillah, Mba Inah baik hati, penganten baru tapi tetap mau saya repoti 😊 juga suaminya, mau mengijinkan mba inah untuk kerja dulu bantu saya sementara waktu.

Alhamdulillah, saat tulisan ini dibuat, usia kehamilan sekitar 13 weeks. Pekan lalu saya kontrol ke dokter, kali ini berdua aja dengan mas ^^ anak-anak mau dititip mba Inah di rumah. Saat ini kasus Covid lagi meningkat pesat, varian Omicron yang menular lebih cepat dari sebelumnya. Di usia 12 weeks, alhamdulillah adek baby di dalam perut sudah terlihat bentuk kepala, kaki, tangan, wajah, hidung, bahkan sempat dadah-dadah ke mama dan papanya dari layer USG! 😊 masya Allah… saya dan mas cukup kaget karena tidak menyangka juga sudah nampak lengkap, Allahu Akbar..

Entah karena setelah melihatnya yang lucu dan lincah di dalam perut, mulai keesokan harinya, mual saya mulai mereda, muntah semakin jarang, lambung semakin bersahabat meskipun selera makan belum kembali dan masih terus dalam pengobatan.

Alhamdulillahilladzii bini’matihii tatimmusshaalihaat 💙

Semua ini dariMu ya Allah.. semua ini karuniaMu..    

Anak Tengah

“anak pertama, cinta pertama
anak ketiga, yang paling dicinta
anak kedua, sabar ya..”

Senada-senada begitu tentang anak tengah, lumayan sering diungkapkan, jadi bahan bercanda atau juga bahan curhatan 😀
Ga sedikit anak tengah merasa begitu, merasa paling beda atau merasa paling dibedakan, apalagi mungkin kalau jarak umurnya berdekatan dengan adiknya. sama-sama masih kecil.

So I don’t wanna miss a thing buat anak tengahku ini.
semoga jangan sampai ya, kakak merasa demikian.
Merasa dibedakan, atau ada merasa kurang disayangi karena ada adeknya.

Aku datang penuh sewaktu dia ajak bicara atau manggil.
aku utamakan requestnya.
aku peluk juga dia sebelum tidur, meski adeknya juga minta dipeluk.
(akhirnya peluk semuaa ^.^)

I don’t wanna miss a thing with you, dear anak tengahku,
insya Allah 🙂