Berperahu Ke Batu Cinta

perahu di Situ Patengan

Berwisata ke Situ Patengan, Jawa Barat jangan lupa coba menyebrang ke batu legenda, Batu Cinta, dengan perahu dayung. Nikmati kedamaian alam, lupakan sejenak kesibukan di luar sana.

Foto ini diikutsertakan pada Turnamen Foto Perjalanan ke 14 di celoteh Tt

Posted in Kuis/Kontes, Potret | 32 Comments

Narsis Puitis Narcissus poeticus

Narcissus poeticus L itu nama bunga yang tumbuh di tempat ditemukannya jasad Narcissus (bunnganya di sini) Demikianlah konon kabarnya mitos dari negri sana itu. Narcissus itu anak muda sangat tampan, ayahnya dewa sungai dan ibunya peri, Dia sangat suka memandangi bayangan wajahnya di air sungai. Seorang peri yang tertolak cintanya mengutuk Narcissus agar si perjaka tampan tak pernah mendapat cinta. Narcissus jatuh cinta pada bayangannya sendiri, sampai ia mati merana karena cinta tak teraih.

Dari mitos itulah tumbuh kata narsi yang konotasinya kini berubah menjadi sifat selalu ingin tampil. Foto-fotoku ini sesuaikah dengan tema narsis artistik dari Una ? Continue reading →

Posted in Kuis/Kontes, Potret, wisata | Tagged , , , | 29 Comments

Parkir Praktis Dengan Parkir Susun

Mencari tempat parkir di fasilitas umum seperti di mal di ibukota ini cukup sulit, apalagi pada hari libur, perlu perjuangan. Bisa menghabiskan waktu setengah jam berputar-putar cari tempat. Bila ada gedung parkir, untuk menuju ke lantai parkir harus melewati jalan melingkar yang bisa buat pusing. Hi..hi..makanya aku suka cari mal yang ada fasilitas ladies parking, untuk pengemudi wanita disediakan tempat khusus, biasanya di bagian depan mal.

Foto di bawah ini bukan foto gedung bertingkat biasa. Ini gedung parkir. Kok ramping? Kok tak ada ramp untuk naik turunnya? Di Jakarta sudah dua tahun ini ada gedung parkir susun. Sayangnya aku baru tahu sekarang he..he….. Gedung parkir ini ada di kompleks rumah sakit pusat rujukan nasional RSCM (Rumah sakit Cipto Mangunkusumo). Tepatnya di RSCM Kencana yang diprokyesikan untuk kelas private dan internasional.

IMG_0046

Parkir di sini memakai sistim susun atau bertingkat. Di gedung ini bisa memuat 96 buah mobil. Kata petugasnya mobil yang bisa parkir di sini sampai seukuran Avanza. Ada 4 buah lift mobil di dalam bangunan berlantai 12 ini. Tujuan parkir susun ini memang untuk menghemat lahan tetapi mampu menampung banyak mobil karena memang sulit sekali cari parkir di rumah sakit ini. Lahan gedung ini hanya 176 meter persegi, jika hanya berupa lahan biasa paling tidak hanya mampu untuk parkir 10 mobil.

antri naik lift

antri naik lift

Mobil yang hendak parkir masuk ke dalam lift. Pengemudi bisa langsung turun, dan serahkan semuanya pada petugas. Petugas mencatat nomor mobil dan menjalankan lift, mobil akan naik dan mecari posisi kosong. Teknologi yang digunakan di gedung ini dari Korea Selatan. Sistem operasional parkir ini memang menggunakan komputerasi dan otomatis. Lalu, dengan sistem rantai, mobil diangkat menggunakan mesin dan digeser ke tempat-tempat semacam rak raksasa yang bertingkat. Konsep parkir ini telah banyak digunakan di Jepang, Korea, Cina hingga Singapura. Masih kata sang petugas, sistem ini adalah yang pertama di Indonesia.

lift mobil

lift mobil

 

Parkir bertingkat

parkir bertingkat

Untuk mengambil mobil yang diparkir di Gedung Parkir Susun RSCM Kencana, anda hanya menyebutkan nopol kendaraan, petugas memencet tombol dan dalam waktu tak sampai satu menit mobil sudah di hadapan pemilik dalam posisi menghadap keluar. Praktis ya, tak perlu susah berputar mencari tempat parkir kosong, tak perlu maju mundur untuk parkir. Kurasa mungkin biaya operasional untuk listrik cukup besar tetapi ternyata biaya parkirnya masih disamakan dengan parkir biasa.

Posted in Potret | 27 Comments

Ikon Kuliner Indonesia

Ternyata ya Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sudah meresmikan keputusan ( 14 Desember 2012 ) yang menyangkut kekayaan kuliner indonesia. Dari Femina no 02/XLI kubaca sudah diputuskan ada 30 jenis masakan dari berbagai tempat yang akan dijadikan ikon kuliner Indonesia.

Keputusan ini dibuat oleh para ahli di bidang kuliner, akademisi dan penulis, antara lain William Wongso, Bondan Winarno.. Ide dicetuskan oleh bu mentri Mari Elka Pangestu untuk mendorong perekonomian kreatif dan agar makanan kita lebih dikenal luas.

Siapa sih yang tak bangga kalau kekayaan kita dikenal orang banyak di seluruh dunia ? Sewaktu rendang dipilih sebagai makanan terlezat beberapa waktu lalu saja kita antusias sekali bukan? Apalagi kalau lebih banyak lagi yang dikenal. Katanya karena banyaknya variasi masakan dari seluruh daerah membuat agak susah maju ke depan untuk bersaing dengan masakan dari negara lain. Makanya dipilih dulu 30 makanan ini, dicari resep aslinya agar ada standardnya dan disajikan dalam berbagi acara internasional.

Tahap awal memang baru beberapa jenis masakan saja, terbanyak memang masih masakan dari pulau Jawa dan Sumatera, tetapi nanti perlahan-lahan akan ditambah lagi. Jadi jangan berkecil hati ya teman, masakan Tapanuli juga nggak ada kok.

Salah satu ikon itu adalah Asinan Jakarta (seperti foto di atas, asinan Jakarta yang tersaji sewaktu kopdar dengan Una dan Niee di Sarinah).Ini dia 30 jenis makanan yang terpilih.

  1. Ayam Panggang Bumbu Rujak Jogjakarta
  2. Gado-gado Jakarta
  3. Nasi Goreng Kampung
  4. Serabi Bandung
  5. Sarikayo Minangkabau
  6. Es Dawet Ayu Banjarnegara
  7. Urap Sayuran Jogjakarta
  8. Sayur Nangka Kapau
  9. Lunpia Semarang
  10. Nagasari Jogjakarta
  11. Kue Lumpur Jakarta
  12. Soto Ayam Lamongan
  13. Rawon Surabaya
  14. Asinan Jakarta
  15. Sate Ayam Madura
  16. Sate Maranggi Purwakarta
  17. Klappertaart Manado
  18. Tahu Telur Surabaya
  19. Sate Lilit Bali
  20. Rendang Padang
  21. Nasi Tumpeng
  22. Orak Arik Buncis Solo
  23. Pindang Patin Palembang
  24. Asam Padeh Tongkol Padang
  25. Nasi Liwet Solo
  26. Es Bir Pletok Jakarta
  27. Kolak Pisang Ubi Bandung
  28. Ayam Goreng Lengkuas Bandung
  29. Laksa Bogor
  30. Kunyit Asam Solo

Kalau menurut teman selain daftar di atas, masakan apa yang sekiranya cocok dijadikan ikon ? Aku suka garang asem seperti di Warung Tekko., juga sup ikan kuah asam dari Manadao, rasanya yang agak pedas asam segar bisa menyaingi sup Tom Yam dari Thailand.

 

 

Posted in Budaya, wisata | Tagged | 57 Comments