Meskipun diri ini belum layak diberi gelar “Penulis” semoga kisah perjalanan saya menulis menjadi inspirasi bagi yang membaca bahwa usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan membuahkan hasil karena usaha tidak akan mengkhianati hasil.
Sebelum mengikuti kelas menulis, saya senang sekali membuat artikel-artikel tentang pendidikan, anak dan keluarga, beberapa artikel saya pernah dimuat di media online Eramuslim.com. Pertama kali mengirim naskah ke meja redaksi karena coba-coba, apakah artikel saya akan dimuat, ternyata dimuat dan bahagianya ketika tahu bahwa tulisan saya dibaca banyak orang. Selain itu, saya juga memiliki akun di sebuah platform citizen jurnalisme, di sana saya lebih suka menulis artikel. Menurut teman yang lebih dulu terjun di dunia kepenulisan, saya memang lebih cocok menulis artikel. Tapi saya tetap ingin mencoba menulis genre lain.
Bulan Desember 2018 adalah awal saya menekuni dunia kepenulisan, mengikuti kelas menulis online baik berbayar ataupun gratis. Di zaman serba mudah ini, jarak tidak lagi menjadi kendala belajar. Dalam satu grup ada anggota yang berasal dari luar daerah bahkan luar negeri. Lanjutkan membaca “Menulis untuk Peradaban”

