29
Jun
20

Temptation

tempt

Konon katanya, satu-satunya hal yang pasti dalam hidup ini adalah ketidakpastian. Jadi, bagaimana bisa manusia merasa nyaman atas kondisi yang sedang dialami sekarang sementara masa depan sama sekali tak kelihatan? Kenikmatan yang kita rasakan saat ini bisa saja hilang dalam satu kedipan mata. Pun, kesedihan bisa berubah menjadi bahagia dalam satu tarikan nafas saja.

Eden Carlbough, adalah contoh dari kehidupan yang misterius tersebut. Terlahir dari keluarga elit Philadelpia, hidupnya tak pernah senyaman itu. Dari pagi sampai pagi lagi semua dilayani. Yang ia lakukan hanya pesta-pesta kaum borjuis untuk menghabiskan hari-hari. Continue reading ‘Temptation’

11
Jun
20

Para Pejuang Deadline

swing

Event tiga puluh hari menulis ini memang merepotkan. Seperti judulnya, para peserta dipaksa menulis setiap hari selama sebulan penuh dengan tema berbeda-beda. Awalnya, mereka mendaftar dengan niat ingin belajar konsisten menulis setiap hari, ingin mengasah hobi literasi, ada juga yang ingin menambah jaringan dengan orang-orang yang mempunyai hobi sama. Sungguh cita-cita mulia.

Seiring berjalannya waktu niat suci ini mulai diuji. Beberapa peserta mengeluhkan beban di dunia nyata yang semakin berat, entah kerjaan kantor yang semakin padat karena tak ada lagi wfh sampai urusan rumah tangga yang menyita perhatian. Menulispun mulai angin-anginan. Di minggu pertama, hampir seratus peserta mulai bertumbangan. Continue reading ‘Para Pejuang Deadline’

10
Jun
20

Protected: Janji Durjana

This content is password-protected. To view it, please enter the password below.

08
Jun
20

Monyet-Monyet Pak Kasim

monyet

Menjelang tengah hari Amar menghentikan pekerjaannya di pehumaan. Bergegas ia pulang sebelum azan zuhur berkumandang, sebab mamaknya selalu berpesan agar salat tepat waktu tak perduli seberapa sibuk dirinya.

Dengan handuk yang disampirkan ke bahu, Amar menuju jemuran baju di samping rumah. Seharian ini matahari bersinar amat terik, harusnya kolor biru kesayangannya sudah kering sekarang. Amar mencarinya dari ujung ke ujung. Sayangnya, sampai diulang tiga kali pun si kolor biru tak juga ditemukan. Continue reading ‘Monyet-Monyet Pak Kasim’

07
Jun
20

Diadu

diadu

Angin panas menyapu pucuk-pucuk suket teki. Lembar daunnya bugar meski seharian dipanggang matahari. Adalah akarnya dalam wujud umbi yang memeluk erat ibu bumi. Sebagaimana bayi menyusu dada ibunya, ia menyesap semua sari pati yang alam berikan untuk mempertahankan jiwa sampai pergantian musim berikutnya.

Di atas sana, sepasang elang berputar-putar menantang kemarau demi seekor ular atau kodok yang alpa sembunyi. Sayap mereka terentang lebar, buru-buru, sebab barangkali anak-anaknya tengah menunggu di atas dahan sengon dengan wajah-wajah lapar. Continue reading ‘Diadu’

06
Jun
20

Dari Kaca Turun Ke Hati

mirr

Di usianya yang menjelang empat puluh, tak terhitung lagi berapa kali perjodohan yang ia ikuti. Mulai dengan gadis penari, pramugari, dokter, sampai bidan desa, semua ada. Tama bosan, tapi ia menghormati teman-teman bisnisnya yang sudah mengatur pertemuan.

Bukan tanpa alasan, Tama tahu tak sedikit dari mereka yang berharap menantu kaya untuk mengembangkan bisnis keluarga. Seperti simbiosis mutualisme, Tama juga butuh mereka untuk mempertahankan eksistensi perusahaan yang dipegangnya. Jadi, kalau hanya kencan satu kali, apa salahnya? Toh hanya ketemuan, ngobrol, makan, lalu selesai. Continue reading ‘Dari Kaca Turun Ke Hati’

05
Jun
20

Jingga, Biru, dan Aku

cafe

Pada zaman dahulu kala … hm, sebenarnya tidak sejauh itu rentang waktunya. Maksudku, pada zaman dahulu terdapatlah tiga orang sahabat; Jingga, Biru, dan aku. Kisah ini akan kuceritakan kepada kalian sebagai pengingat bahwa kadang hidup terlalu absurd dan di luar jangkauan tangan.

Tentang Jingga, dia adalah pecinta senja. Katanya langit seperti perawan yang tengah tersipu malu-malu, pipinya semburat merah, senyumnya ranum merekah. Jingga mengganggap senja sebagai momen istimewa, ketika cakrawala seolah terbelah dan kuning keemasan muncul dalam periode tertentu sebelum akhirnya direngkuh malam. Continue reading ‘Jingga, Biru, dan Aku’

04
Jun
20

Tetanggaku Ternyata Nganu

nganu

Rumah kami terletak di ujung kampung, terpencil dan sepi. Sebagai keluarga anti sosial, tentu posisi rumah ini sangat ideal. Jauh dari keramaian, berdiri di atas sepetak tanah warisan, dipenuhi dengan bunga-bunga wangi dan celoteh burung bersahutan, kami hidup dengan damai.

Mas Bagas, suamiku, orang yang sangat santai. Tiap hari kerjaannya menulis puisi. Maklum, dia pujangga jebolan fakultas sastra. “Cintaaa … tegarkan hatiku, tak mau sesuatu merenggut engkau …” ucapnya suatu hari sambil menyodorkan setangkai melati. Continue reading ‘Tetanggaku Ternyata Nganu’

03
Jun
20

NANDA

Twin's Daughter, The

Andai aku menjadi Nanda, aku ingin memeluk mama walau sekali saja.

Duduklah. Akan kuceritakan kepadamu tentang seorang perempuan istimewa. Ia datang dan pergi dalam kehidupan kami sesuka hati. Namanya Nanda, putri kesayangan mama.

Nanda mengetuk jendela kamarku kemarau itu. Panas di luar sana, matahari memanggang kulitnya yang putih menjadi sedikit lebih matang. Senyumnya mengembang, “Buka,” ujarnya, sembari melambaikan tangan dengan ceria. Continue reading ‘NANDA’

02
Jun
20

KOYAK

koyak

Perempuan itu meringkuk di tengah ceruk. Bibirnya bergetar, sedangkan anak sungai menderas membelah pipinya yang telah dahulu basah. Guntur menggelegar. Langitpun perlahan menurunkan tangisnya. Mana yang lebih deras? Hujan itu ataukah hujan di hatinya?

Tangannya yang lemah menggapai udara. Lirih ia memohon agar orang-orang itu memberinya belas kasihan. Tak ada. Mereka tak menyisakan apapun kecuali napasnya yang tinggal satu-satu, lalu menghilang sama sekali seiring dengan gundukan tanah merah yang makin meninggi. Continue reading ‘KOYAK’




About This Blog

Unknown's avatarBlog ini adalah catatan pribadi tentang remah-remah yang berserakan dalam hidup, tentang remeh temeh yang kerap muncul pada lalu lintas hari, tentang ide dan perasaan yang melintas dalam kepala. Dan tentu saja, tentang dunia dalam sudut pandang saya...

Day by Day

October 2026
T F S S M T W
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Blog Stats

  • 11,908 hits
Follow nanabrownies on Twitter

Circle Me


Create your own website, free on WordPress.com.Create your own website.
Start free