Showing posts with label database. Show all posts
Showing posts with label database. Show all posts

Jun 22, 2010

Integrasi PHPRunner dengan Google Maps

sehubungan dengan keinginan ngoprek saya yang sangat besar adanya inisiatif dari bapak kepala subdivisi web divisi komputer, bapak Irham Nurhalim, yang mengusulkan ide lomba ngoprek yang ditulis di blog dan subdivisi yang kalah disuruh mentraktir warga divkom yang entah kenapa di momen2 traktiran terasa lebih banyak dari biasanya, dengan ini saya lampirkan hasil 'ngoprek' saya yang sangat cupu. besar harapan saya apa yang saya tulis bermanfaat untuk Anda sekalian. atas perhatian Anda saya ucapkan terima kasih.

*gunung, liat, aku DKO abis ya :D*
(FYI, gunung adalah menteri Departemen Kesekretariatan Organisasi saya di HME)

jadi saya baru aja belajar tentang PHPRunner dan kebetulan di tempat KP, hampir setiap hari saya berurusan dengan google maps. jadilah tulisan ini tentang integrasi PHPrunner dengan Google Maps. cerita sedikit, di tempat KP, saya dan irham kebagian divisi jaringan tetap dan disana sedang ada proyek migrasi dari RK, OAN, dan DSLAM ke MSAN yang sekarang masih dalam tahap designing. jadi setelah survey node2-node mana saja yang akan diganti, hasilnya dituangkan ke dalam bentuk peta lokasi, skema duct, skema kabel, dan lain-lain untuk kemudian dilakukan perhitungan mengenai panjang kabel dll. disini kita disuruh 'bikin' peta lokasi dengan cara mentrace gambar dari google map di autocad supaya jadi outlinenya doang. tapi ga akan bahas itu sih. jadi ceritanya supaya masing-masing node bisa dilihat keterangan detail berikut peta perpartisinya, bisa kita masukkan ke dalam database. ini ga disuruh sih, cuma bisa aja dipake kalo mau.

nah, pertama download dulu phprunnernya, setelah itu install seperti biasa.
lalu ketik Project Name dan tempat menyimpannya.
pilih database yang akan digunakan, misalnya MySQL.
karena ceritanya kita mau buat database baru, ketik saja root di username dengan password dikosongkan lalu klik new->nama database baru.
kemudian kita buat tabel yang isinya No, Site Name, Type, Location, Latitude, Longitude, dan Maps seperti gambar di bawah ini.

next lalu muncul yang seperti ini. klik aja semua. next, next, next.

jika ingin membuat log in page, bisa dicentang create login pagenya lalu isi username dan password sesuka hati. kalo mentok ga dapet ide buat ngisi username sama password, daripada kelamaan mikir, cukup diisi dengan admin dan admin.
next, kita bisa mengatur layout dan schema sesuai selera. entah kenapa namanya kota-kota gitu.
next lagi, kita klik Maps

lalu view as -> Map. isi width dan height dengan nilai defaultnya. untuk Google API key, kita bisa dapet di sini. untuk url bisa dimasukkan alamat localhost tempat kita simpen tuh file2nya. misalnya http://localhost/STO_Cengkareng/output. untuk address saya isi 'Location', Latitude dengan 'Latitude', Logitude dengan 'Longitude', dan description dengan 'Site Name'. Zoomnya diisi 15 karena kita butuh liat jalannya.
selesai deh, tinggal Build. untuk liat hasilnya pastikan dulu file projectnya sudah tersimpan atau terkopi ke htdocs xampp kita. baru dibuka dari browser. nah tapi itu belum ada isinya, jadi kita masukkin dulu inputan-inputannya. oh iya, karena yang ada di saya inputannya berupa koordinat, jadi tadi pake latitude sama longitude. kalo mau masukkin addressnya bisa ko tapi ada formatnya sendiri. contohnya: 100 Southdale Center, Edina, MN 55435

yap. selesai! disini saya cuma masukin sedikit nodenya, aslinya ada kurang lebih 130 node. hasilnya jadi kaya gini:
 
nah yang canggih itu si peta-peta di atas, yang full atau yang di tabel masih berfungsi sebagaimana kalo kita liat di google maps aslinya. bisa di zoom in zoom out, geser kanan geser kiri, bisa pake mode map, satellite, hybrid, atau terrain. manteplah buat yang pengen tau detail dari masing-masing partisinya.
akhir kata cukup sekian postingan dari saya. maaf kalo banyak kurangnya. mudah-mudahan tetep ada manfaatnya.

Jun 4, 2010

Membuat Database MySQL


Database merupakan sebuah wadah kosong, jika dianalogikan, anggap saja database MySQL adalah gudang kosong. Database MySQL tidak memiliki fungsi apapun, hanya memiliki nama. Sedangkan tabel adalah tahap berikutnya dalam struktur database MySQL. Tabel memiliki fungsi. Analoginya, tabel adalah lemari penyimpanan di gudang tadi. Barang-barang yang disimpan di gudang tadi dapat dipindah ke lemari lain, dikeluarkan, ditata kembali, dll.

Membuat database MySQL
Untuk memulai praktek membuat MySQL, kita harus memiliki server terlebih dahulu. Yang paling mudah adalah dengan menggunakan XAMPP (download).
- buka XAMPP, start MySQL
- buka command prompt, masuk ke direktori instalasi MySQL kita lalu masuk ke folder bin, lalu ketik 
mysql -u root


DDL (Data Definition Language)
adalah query SQL yang berhubungan dengan pendefinisian basis data atau struktur tabel.
  
- membuat database:
create database nama_database;
mis: create database perpustakaan;

- untuk melihat database yang telah dibuat:
mysql>show databases; 

- koneksi ke database yang telah dibuat:
mysql>use nama_database;
mis:  mysql>use perpustakaan;

- menghapus database:
mysql>drop database nama_database;
mis: mysql>drop database perpustakaan;

Database yang dibuat tadi ibarat gudang kosong yang tidak ada gunanya. Sebagai lemari penyimpanannya kita hrus membuat tabel untuk menyimpan dan mengelola data kita.
- membuat tabel
mysql>create table nama_tabel (nama_kolom_1 tipe_data, nama_kolom_2 tipe data, ..., nama_kolom_n tipe_data);
mis: mysql>create table buku (id INT(4) NOT NULL, Judul VARCHAR(50), Pengarang VARCHAR(30), Tahun VARCHAR(4)); 

- mengetahui struktur tabel
mysql>desc nama_tabel;
mis: mysql>desc buku; 

-  menambahkan kolom pada tabel setelah kolom terakhir
mysql>alter table nama_tabel add nama_kolom tipe_data;
mis: mysql>alter table buku add Penerbit VARCHAR(25);
  

-  menambahkan kolom pada tabel setelah kolom tertentu
mysql>alter table nama_tabel add nama_kolom tipe_data after nama_kolom;
mis: mysql>alter table buku add Pengarang_2 VARCHAR(25) after Pengarang;

- menambahkan kolom pertama pada tabel
mysql>alter table nama_tabel add nama_kolom tipe_data first;
mis: mysql>alter table buku add Genre varchar(20) first;

- menghapus kolom tertentu
mysql>alter table nama_tabel drop nama_kolom;
mis: mysql>alter table buku drop Penerbit;

- mengganti nama atau tipe data kolom tertentu
mysql>alter table nama_tabel change nama_kolom_lama nama_kolom_baru tipe_data
mis: mysql>alter table buku change Tahun Kota VARCHAR(20);

- menghapus tabel
mysql>drop table nama_tabel;
mis: mysql>drop table buku;
Integrity Constraint
Adalah keterangan pembatas pada suatu kolom, misalnya:
- not null: untuk membatasi bahwa data pada kolom tersebut tidak boleh kosong
- unique: untuk membatasi bahwa data pada kolom tersebut harus unik, tidak ada nilai yang sama tapi tidak boleh kosong
- primary key: untuk membatasi bahwa data pada kolom tersebut kunci primer (primary key), tidak boleh ada nilai yang sama dan tidak boleh kosong.
- Default: untuk memberikan nilai awal data pada kolom tersebut
 sumber:
-  Diktat "Training Web Design Internal Collaboration on Education and training HME ITB 2009"


Loading image
Click anywhere to cancel
Image unavailable

Database

Database adalah kumpulan data yang tersimpan dalam tabel-tabel.
Database adalah sebuah struktur yang umumnya dikategorikan dalam 2 hal:
1. database flat
2. database relasional (contoh: MySQL, Oracle, Sybase, Microsoft SQL Server, Access, Ingres)

Pada database dengan struktur relasional ada tabel-tabel yang menyimpan data. Setiap tabel terdiri dari kolom dan baris.
- contoh kolom: Nama, Alamat, No. Telp
- contoh baris: Anita, Jl. Sukamenak 20, 0865432109

Database banyak digunakan untuk pengolahan data pada perkantoran, perpustakaan, perbankan, dll.
Contoh penggunaan database di internet: search engines, online shopping, dll.

Tujuan database: agar dapat memperoleh atau menemukan kembali data dengan mudah dan cepat.

SQL (Structured Query Language) digunakan untuk berkomunikasi dengan sebuah database. Statement SQL digunakan untuk mengupdate database, mengambil data dari database, dll. Database relasional yang menggunakan SQL contohnya: MySQL, Oracle, Sybase, Microsoft SQL Server, Access, Ingres, dll. Meskipun sebagian besar sistem database menggunakan SQL, sebagian besar memiliki ekstensi khusus yang hanya bisa digunakan di sistem masing-masing. Tetapi perintah standar SQL seperti "Select", "Insert", "Update", "Delete", "Create", dan "Drop" dapat digunakan pada setiap sistem.

sumber:
- http://prothelon.com/mambo/tutorial-mysql---pengenalan.html
- Diktat "Training Web Design Internal Collaboration on Education and training HME ITB 2009"